KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali menggelar BCA Wealth Summit 2026 sebagai forum edukasi finansial untuk membantu nasabah dan masyarakat menghadapi ketidakpastian global dan mempersiapkan perencanaan keuangan jangka panjang. BCA Wealth Summit 2026 akan membahas dinamika ekonomi dan pasar keuangan, perkembangan teknologi, pengelolaan kekayaan, hingga kesehatan sebagai bagian dari strategi ketahanan finansial. Direktur BCA Haryanto T. Budiman mengatakan, kondisi pasar keuangan global dan domestik yang semakin kompleks membuat masyarakat perlu memiliki pemahaman yang lebih menyeluruh sebelum mengambil keputusan investasi maupun proteksi.
Baca Juga: RoI Industri Dana Pensiun Naik Jadi 0,95% per Juli 2026, Ini Pemicunya “Melalui BCA Wealth Summit 2026, kami ingin menghadirkan perspektif yang lebih luas mengenai bagaimana masyarakat dapat membangun ketahanan finansial, melindungi aset, serta menjaga kesehatan sebagai bagian dari strategi finansial jangka panjang. BCA berkomitmen menjadi mitra yang mendampingi nasabah dalam setiap fase perjalanan finansial mereka,” ujar Haryanto dalam konferensi pers BCA Wealth Summit 2026 di Jakarta, Rabu (9/9/2026). BCA Wealth Summit 2026 akan digelar secara hybrid. Sesi offline berlangsung pada 16-17 September 2026 dan dihadiri nasabah undangan. Sementara itu, sesi online berlangsung pada 18 September-2 Oktober 2026 dan dapat diakses masyarakat serta nasabah BCA melalui situs BCA. Dalam sesi offline, BCA akan menghadirkan sejumlah pembahasan terkait kondisi ekonomi terkini di tengah volatilitas pasar, tren dan dinamika pasar, serta perkembangan teknologi. BCA juga menghadirkan dua mantan menteri luar negeri, yakni Marty Natalegawa dan Retno Marsudi, yang akan berbagi perspektif dan pengalaman mengenai geopolitik serta kepemimpinan di tengah ketidakpastian global. Selain itu, rangkaian acara akan membahas pengelolaan kekayaan dan wealth transfer kepada generasi penerus. BCA juga mengangkat aspek kesehatan fisik dan finansial yang dinilai saling melengkapi dalam membangun masa depan. Selama dua hari sesi offline, nasabah tidak hanya dapat mengikuti conference dan talkshow, tetapi juga berkonsultasi langsung dengan para ahli serta mengikuti networking session. Sementara itu, sesi online akan menghadirkan sejumlah podcast edukasi finansial dengan topik yang relevan. Peserta juga dapat mengikuti financial readiness test untuk mengenali kondisi finansial dalam menghadapi berbagai potensi risiko.
Baca Juga: OJK: Prospek Asuransi Jiwa Syariah Tetap Positif ke Depan,Ini Faktor Pendukungnya BCA turut menghadirkan aktivitas Wealth Conquest yang dapat diikuti masyarakat umum. Nasabah BCA dapat mengumpulkan poin melalui berbagai misi dan transaksi produk tertentu untuk berkesempatan mendapatkan hadiah. Melalui kegiatan tersebut, BCA berharap masyarakat semakin memahami pentingnya membangun, melindungi, dan mewariskan kekayaan secara berkelanjutan. BCA juga menyatakan akan terus mengembangkan solusi dan layanan wealth management yang relevan untuk membantu nasabah mempersiapkan diri menghadapi berbagai perubahan di masa mendatang. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News