KONTAN.CO.ID - Tahun lalu, BCI Asia Awards mulai diselenggarakan kembali setelah sempat terhenti selama satu tahun akibat pandemi COVID-19. Tahun ini, BCI Central kembali menyelenggarakan ajang tahunan paling bergengsi, BCI Asia Awards 2022. Acara ini diadakan di tujuh negara di Asia, yaitu Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Philippines, Singapore, Thailand, dan Vietnam. Seperti di tahun-tahun sebelumnya, BCI Asia Awards 2022 yang merupakan ajang penghargaan ke17 ini juga kembali mengapresiasi 10 konsultan arsitektur dan perusahaan pengembang properti paling aktif di Indonesia dalam rangkaian acara penganugerahan BCI Asia Top 10 Awards yang diselenggarakan pada hari Selasa, 23 Agustus 2022, di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta. Portofolio firma arsitektur top ini terdiri dari proyek-proyek properti senilai USD2,159 miliar atau Rp 32,2 triliun yang dijadwalkan untuk mulai dibangun di Indonesia tahun ini. Sementara itu, portofolio pengembang top kali ini melibatkan proyek-proyek senilai USD1,309 miliar atau Rp 19,5 triliun.
BCI Central Kembali Gelar Penghargaan bagi yang Terbaik di Industri Arsitektur&Desain
KONTAN.CO.ID - Tahun lalu, BCI Asia Awards mulai diselenggarakan kembali setelah sempat terhenti selama satu tahun akibat pandemi COVID-19. Tahun ini, BCI Central kembali menyelenggarakan ajang tahunan paling bergengsi, BCI Asia Awards 2022. Acara ini diadakan di tujuh negara di Asia, yaitu Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Philippines, Singapore, Thailand, dan Vietnam. Seperti di tahun-tahun sebelumnya, BCI Asia Awards 2022 yang merupakan ajang penghargaan ke17 ini juga kembali mengapresiasi 10 konsultan arsitektur dan perusahaan pengembang properti paling aktif di Indonesia dalam rangkaian acara penganugerahan BCI Asia Top 10 Awards yang diselenggarakan pada hari Selasa, 23 Agustus 2022, di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta. Portofolio firma arsitektur top ini terdiri dari proyek-proyek properti senilai USD2,159 miliar atau Rp 32,2 triliun yang dijadwalkan untuk mulai dibangun di Indonesia tahun ini. Sementara itu, portofolio pengembang top kali ini melibatkan proyek-proyek senilai USD1,309 miliar atau Rp 19,5 triliun.