JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemendag) tetapkan Bea Keluar (BK) minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) untuk bulan Desember tetap 0%. Hal ini disebabkan lantaran harga referensi CPO hanya US$ 733,16 per metrik ton (MT). Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Partogi Pangaribuan mengatakan, harga referensi yang digunakan untuk menentukan BK CPO bulan Desember tersebut turun sebesar US$ 3,16 atau 0,43% dari periode bulan sebelumnya yang mencapai US$ 736,32 per MT. Sementara itu untuk BK biji kakao untuk bulan Desember tetap 10%, atau tidak berubah dibandingkan periode sebelumnya. Harga referensi biji kakao untuk penetapan HPE biji kakao mengalami penurunan sebesar US$ 243,70 atau 7,68% yaitu dari US$ 3.173,45 per MT menjadi US$ 2.929,75 per MT.
Bea keluar CPO Desember tetap 0%
JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemendag) tetapkan Bea Keluar (BK) minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) untuk bulan Desember tetap 0%. Hal ini disebabkan lantaran harga referensi CPO hanya US$ 733,16 per metrik ton (MT). Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Partogi Pangaribuan mengatakan, harga referensi yang digunakan untuk menentukan BK CPO bulan Desember tersebut turun sebesar US$ 3,16 atau 0,43% dari periode bulan sebelumnya yang mencapai US$ 736,32 per MT. Sementara itu untuk BK biji kakao untuk bulan Desember tetap 10%, atau tidak berubah dibandingkan periode sebelumnya. Harga referensi biji kakao untuk penetapan HPE biji kakao mengalami penurunan sebesar US$ 243,70 atau 7,68% yaitu dari US$ 3.173,45 per MT menjadi US$ 2.929,75 per MT.