KONTAN.CO.ID - LEVERKUSEN. Bayer menyiapkan dana US$ 7,25 miliar untuk mengakhiri sengketa hukum panjang di Amerika Serikat (AS) terkait tudingan bahwa herbisida Roundup memicu kanker. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan menutup risiko hukum yang membayangi sejak akuisisi Monsanto senilai US$ 63 miliar delapan tahun lalu. Mengutip Reuters (18/2), manajemen Bayer menyebut proposal tersebut telah mendapat dukungan sejumlah kelompok penggugat utama, meski masih menunggu persetujuan hakim. Penyelesaian ini menyasar pasien limfoma non Hodgkin, salah satu jenis kanker darah yang menjadi inti ribuan gugatan terhadap produk berbahan aktif glifosat itu. Sejak gelombang gugatan mencuat, Bayer telah menggelontorkan sekitar US$ 10 miliar untuk menyelesaikan lebih dari 130.000 klaim. Namun, perusahaan masih menghadapi sekitar 65.000 perkara tambahan, dengan potensi klaim baru mengingat periode laten kanker bisa berlangsung lama.
Beban Hukum Bayer Mereda? US$ 7,25 Miliar Disiapkan Akhiri Sengketa!
KONTAN.CO.ID - LEVERKUSEN. Bayer menyiapkan dana US$ 7,25 miliar untuk mengakhiri sengketa hukum panjang di Amerika Serikat (AS) terkait tudingan bahwa herbisida Roundup memicu kanker. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan menutup risiko hukum yang membayangi sejak akuisisi Monsanto senilai US$ 63 miliar delapan tahun lalu. Mengutip Reuters (18/2), manajemen Bayer menyebut proposal tersebut telah mendapat dukungan sejumlah kelompok penggugat utama, meski masih menunggu persetujuan hakim. Penyelesaian ini menyasar pasien limfoma non Hodgkin, salah satu jenis kanker darah yang menjadi inti ribuan gugatan terhadap produk berbahan aktif glifosat itu. Sejak gelombang gugatan mencuat, Bayer telah menggelontorkan sekitar US$ 10 miliar untuk menyelesaikan lebih dari 130.000 klaim. Namun, perusahaan masih menghadapi sekitar 65.000 perkara tambahan, dengan potensi klaim baru mengingat periode laten kanker bisa berlangsung lama.
TAG: