Beban mengecil, KKGI catatkan laba naik 17%



JAKARTA. Emiten tambang PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) mencatatkan penurunan penjualan di semester 1 2017. Meski begitu, perusahaan berhasil membukukan pertumbuhan laba sebesar 17%.

Mengutip laporan keuangan perusahaan di situs resmi Bursa Efek Indonesia, Selasa (25/7), penjualan semester pertama 2017 turun 21,5% year-on-year (yoy) menjadi US$ 38,06 juta.

Adapun kontribusi terbesar dari penjualan perusahaan datang dari ekspor batubara. KKGI berhasil mencatat hasil penjualan ekspor batubara sebesar US$ 36,11 juta, atau setara 94,88% dari total penjualan perusahaan. Nilai ekspor terbesar didapat perusahaan dari penjualan ke Korea Selatan yaitu sebesar US$ 16,1 juta.


Penurunan penjualan pada periode ini dibarengi dengan penurunan beban pokok penjualan dan beban operasi. Di semester 1 2017, beban pokok penjualan perusahaan berkurang 32,1% menjadi US$ 25,65 juta. Sedangkan beban operasi perusahaan susut dari US$ 5,13 juta menjadi US$ 3,41 juta di semester pertama tahun ini.

Dus, laba kotor perusahaan naik 15,77% menjadi US$ 12,4 juta pada enam bulan pertama 2017. Sehingga pada semester pertama tahun ini, perusahaan berhasil membukukan laba sebesar US$ 7,01 juta, meningkat 17% dibanding semester pertama 2016 sebesar US$ 5,8 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dupla Kartini