JAKARTA. Beban multifinance kian membengkak. Hingga Agustus 2015, beban multifinance mencapai Rp 47,44 triliun atau naik 14% jika dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan ini dikhawatirkan akan membuat laba multifinance dapat tergerus pada akhir tahun. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat beban operasional dari sisi bunga, premi swap dan tenaga kerja berkontribusi tinggi terhadap kenaikan beban multifinance. Tiga komponen tersebut menjadi penyumbang beban operasional multifinance. Rinciannya, beban operasional multifinance hingga Agustus mencapai Rp 45,9 triliun. Bila dibandingkan bulan Juli terjadi kenaikan 12,5%.
Beban multifinance membengkak
JAKARTA. Beban multifinance kian membengkak. Hingga Agustus 2015, beban multifinance mencapai Rp 47,44 triliun atau naik 14% jika dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan ini dikhawatirkan akan membuat laba multifinance dapat tergerus pada akhir tahun. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat beban operasional dari sisi bunga, premi swap dan tenaga kerja berkontribusi tinggi terhadap kenaikan beban multifinance. Tiga komponen tersebut menjadi penyumbang beban operasional multifinance. Rinciannya, beban operasional multifinance hingga Agustus mencapai Rp 45,9 triliun. Bila dibandingkan bulan Juli terjadi kenaikan 12,5%.