Begini bocoran target kinerja Bank Mandiri tahun 2020



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk memproyeksi laju pertumbuhan kredit di tahun 2020 bakal lebih kencang. Dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR, Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman Arif Arianto menyebut pihaknya menargetkan kredit mampu naik 10%-11% secara year on year (yoy) pada tahun depan.

Proyeksi tersebut praktis lebih tinggi bila dibandingkan dengan proyeksi di tahun ini sebesar 7%-9%. Sulaiman menjelaskan, di tahun depan pihaknya akan tetap menyasar segmen korporasi dan wholesale sebagai salah satu segmen andalan perusahaan.

Baca Juga: BI dan OJK pangkas proyeksi pertumbuhan kredit tahun ini, ada apa?


"Kami juga akan mendorong segmen ritel, yang mencakup kredit individual seperti mikro dan usaha kecil menengah," ujarnya di Jakarta, Selasa (26/11).

Sejalan dengan penyaluran kredit, bank bersandi saham BMRI ini bakal tetap menjaga kualitas kredit. Pada tahun depan Bank Mandiri akan menjaga rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) di level 2,4%-2,5%. Posisi ini lebih baik dibandingkan target tahun 2019 di kisaran 2,5%-2,6%.

Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri Ahmad Siddik Badruddin menjelaskan dalam menjaga profil risiko pihaknya telah menerapkan strategi mitigasi risiko pengkajian sektor industri setiap enam bulan.

"Kami sudah memilih sektor mana yang mau kita penetrasi, studi ini kami lakukan dengan Mandiri Sekuritas dan Tim Ekonom Mandiri," ujar Siddik.

Sementara dari sisi penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), bank berlogo pita emas ini justru hanya mematok target satu digit di tahun depan yakni 8%-9% yoy saja. Menurun dari target di tahun ini yang ditarget 10%-11% yoy.

Editor: Herlina Kartika Dewi