MOMSMONEY.ID - Berikut ini cara mengatasi penuaan kulit yang perlu Anda perhatikan. Ada 7 hal yang boleh dan tidak boleh Anda lakukan. Meskipun penuaan memiliki aspek positif seperti mendapatkan pengalaman dan meningkatkan kebijaksanaan, menurut orang lain bisa menjadi kurang menarik untuk dipandang. Misalnya, kehilangan elastisitas dan kekencangan pada kulit terjadi seiring bertambahnya usia. Tetapi, ketika perubahan ini terjadi lebih awal, itu dikenal sebagai penuaan dini.
Menurut American Academy of Dermatology Association, ada dua penyebab penuaan kulit: penuaan intrinsik yang mengacu pada faktor genetik dan biokimia, serta efek yang dihasilkan dari perubahan hormon. Penuaan ekstrinsik adalah agresi eksternal-polusi atau sinar UV-dan kebiasaan gaya hidup seperti merokok atau makan terlalu banyak gula. "Kita fokus penuaan kulit pada faktor ekstrinsik dan terkendali untuk menjaga kulit terlihat bagus seiring bertambahnya usia," kata Director Worldwide Nutrition Education and Training Herbalife Nutrition Laura Chacon-Garbato dalam keterangan tertulis, Jumat (10/2). Baca Juga: 5 Inspirasi Makeup untuk Rayakan Hari Valentine bersama Pasangan, Simple tapi Memukau Berikut adalah tujuh hal yang boleh dan tidak boleh Anda lakukan dalam menjaga kulit Anda, menurut Herbalife Nutrition: 1. Jangan hanya mengandalkan make up untuk tabir surya Saat ini, mudah untuk menemukan make up yang menawarkan beberapa tingkat Faktor Perlindungan Matahari (SPF). Namun, tidak selalu menawarkan perlindungan spektrum luas. Ini berarti, mereka akan melindungi dari sinar UVB, sinar yang menyebabkan kulit memerah dan terbakar sinar matahari, tapi tidak terhadap sinar UVA, sinar yang menyebabkan keriput dan bintik-bintik penuaan. UVA menyumbang hingga 95% dari radiasi yang mencapai permukaan planet, Skin Cancer Foundation mengungkapkan. Sinar UVA dengan intensitas yang sama sepanjang siang hari dan dapat menembus awan, kabut, dan kaca. Lakukan: oleskan tabir surya dengan SPF spektrum yang lebih luas sebelum memakai make up. 2. Jangan gunakan sabun pengering Sabun batangan biasa dapat mengandung bahan-bahan, seperti alkohol, wewangian, dan sulfat, yang menghilangkan minyak alami pada kulit. Penghalang kulit melemah ketika dehidrasi, dan kulit kering tidak dapat melindungi diri dari iritasi seperti polusi, virus, dan bakteri. Juga, meskipun kulit kering tidak menyebabkan keriput, itu menonjolkannya. Lakukan: gunakan pembersih pelembab yang bebas sulfat dan tindak lanjuti dengan pelembab yang mengandung antioksidan, seperti Vitamin A, C, dan E. Baca Juga: 4 Penyebab Bibir Kering dan Mengelupas yang Sering Dilakukan 3. Jangan mengurangi pola tidur Ketika tubuh Anda beristirahat, itu memperbarui dirinya sendiri. Tidur membantu sel-sel kulit beregenerasi, meningkatkan produksi kolagen, dan memberi kulit Anda istirahat dari stres lingkungan (sinar UV, polusi). Sebuah studi oleh Department of Dermatology at the UH Cleveland Medical Center menemukan, kualitas tidur yang buruk dikaitkan dengan peningkatan tanda-tanda penuaan intrinsik, mulai berkurangnya fungsi kulit, dan berdampak pada penampilan. Lakukan: dapatkan 6 hingga 8 jam tidur setiap malam dan cobalah untuk memiliki kualitas tidur yang baik, misalnya:
- Bangun dan tidur pada waktu yang sama setiap hari
- Pastikan kamar tidur tenang dan gelap sebelum tidur
- Hindari membuka gadget sebelum tidur
- Makan makanan seimbang
- Berolahraga secara teratur
- Tidur yang cukup
- Coba untuk meditasi