Begini cara samarkan percakapan di WhatsApp Web agar tak dilihat orang lain



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Salah satu fungsi yang ditawarkan WhatsApp Web adalah memberikan kemudahan bagi pengguna yang harus tetap berkomunikasi dengan lewat WhatsApp sambil fokus bekerja menggunakan komputer. 

Lewat layanan ini, pengguna tak lagi harus mengecek ponsel apabila ingin mengirim atau membalas pesan melalui WhatsApp. Namun, untuk sebagian orang, WhatsApp Web menimbulkan sedikit ketidaknyamanan. 

Layar PC atau laptop yang tergolong lebar membuat percakapan di WhatsApp bisa terlihat oleh orang lain. Misalnya ketika ada rekan kerja yang datang tiba-tiba ke meja Anda, dan tidak sengaja membaca percakapan WhatsApp Web. Hal ini tentu dapat mengganggu privasi pengguna. 


Untuk mengatasi masalah ini, pengguna WhatsApp Web dapat memanfaatkan ekstensi (extension) di browser Google Chrome dan Mozilla Firefox. Dengan mengaktifkan ekstensi ini, percakapan yang dilakukan di WhatsApp Web dapat disamarkan. 

Baca Juga: Siaga! Ini dua modus kejahatan baru lewat WhatsApp

Tidak hanya itu, detail seperti nama kontak, foto profil, hingga lampiran file dan gambar juga dapat ikut disembunyikan. Untuk melihat pesan yang telah disamarkan, pengguna cukup mengarahkan kursor mouse ke pesan yang ingin dilihat. 

Selengkapnya, berikut cara menyamarkan percakapan di WhatsApp Web sebagaimana dihimpun KompasTekno dari laman Support Google Chrome dan Mozilla, Selasa (20/4/2021). 

WhatsApp Web di Google Chrome 

Pertama, Anda dapat mengunduh file ekstensi melalui tautan berikut ini. Setelah berhasil diunduh segera jalankan file untuk memasang ekstensi di browser Google Chrome.

Apabila file ekstensi sudah terpasang, Anda dapat membuka WhatsApp Web melalui Google Chrome. Ekstensi akan secara otomatis membuat tulisan percakapan di WhatsApp Web menjadi blur. Pengguna juga dapat melakukan pengaturan, misalnya memburamkan nama kontak, foto profil, serta lampiran file dan gambar. 

Baca Juga: Beredar virus WhatsApp Pink, begini caranya supaya tetap aman dari virus tersebut

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie