Begini Respon OJK Soal Keputusan MSCI



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut baik pengumuman mengenai Update on Free Float Assessment of Indonesian Securities yang dirilis oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada Senin (20/4/2026). 

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menyampaikan pengumuman tersebut menegaskan MSCI telah mengakui berbagai langkah strategis yang sudah dilakukan otoritas. 

“Ini merupakan upaya berkesinambungan untuk meningkatkan kualitas tata kelola pasar, memperkuat perlindungan investor serta mendorong pasar modal Indonesia menjadi lebih kredibel, transparan, dan berdaya saing global,” katanya dalam keterangan resmi, Selasa (21/4/2026). 


Baca Juga: Tekanan Bagi IHSG Makin Berat, Imbas Keputusan MSCI

Inisiatif reformasi pasar modal yang telah dilakukan seperti peningkatan transparansi kepemilikan saham di atas 1%, penguatan granularitas klasifikasi investor, implementasi High Shareholding Concentration (HSC) dan peningkatan batas minimum free float. 

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menegaskan bahwa pengakuan awal dari MSCI terhadap capaian reformasi transparansi pasar modal nasional merupakan sinyal positif atas arah kebijakan yang ditempuh Indonesia.

“Ke depan, implementasi langkah-langkah reformasi akan terus dijaga agar berjalan secara konsisten, terukur, dan berkelanjutan, serta diperkuat melalui koordinasi aktif dengan berbagai pihak, termasuk pelaku pasar global,” jelasnya.

MSCI saat ini tengah melakukan asesmen lanjutan berdasarkan sumber-sumber data baru yang dihasilkan dari inisiatif reformasi pasar modal Indonesia, termasuk menghimpun masukan dari pelaku pasar global. 

Hal tersebut merupakan bagian dari proses penyempurnaan asesmen untuk Index Review MSCI pada Mei 2026 tepatnya pada 12 Mei 2026 maupun Market Accessibility Review MSCI di Juni 2026.

OJK memandang ini merupakan momentum untuk menunjukkan efektivitas implementasi berbagai kebijakan yang telah digulirkan dengan optimisme upaya yang telah dilakukan akan memperkuat aksesibilitas dan meningkatkan investability pasar modal Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News