Begini strategi BNI tingkatkan dana murah



JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mencatat realisasi pengumpulan dana murah sebesar Rp 282,2 triliun sampai semester I-2017. Dana murah yang ada di tabungan dan giro ini berkontribusi 60,9% dari total dana Dana Pihak Ketiga (DPK) bank BNI.

Total dana murah di bank berkode saham BBNI ini dikontribusikan dari 27,9 juta rekening. Jika dilihat porsi dana murah BNI ini pada Juni 2017 sebesar 60,9% mengalami keanikan tipis dibandingkan periode sama 2016 sebesar 60,4%.

Anggoro Eko Cahyo, Direktur Bisnis Konsumer BNI mengatakan kenaikan dana murah ini sejalan dengan langkah bank membuka outlet dan cabang baru.


“Saat ini jumlah outlet BNI di Indonesia ada 2.051 outlet dan ATM 17.178 unit,” ujar Anggoro ketika saat paparan kinerja, Rabu (12/7).

Selain itu, jumlah dana murah ini juga didorong oleh meningkatnya penggunaan digital banking baik mobile dan internet banking. Selain itu dana murah ini juga dikontribusikan oleh adanya layanan Laku Pandai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia