Jakarta. Bank Bukopin ingin meningkatkan efisiensi melalui penurunan rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) dan margin bunga bersih atau net interest margin (NIM). Glen Glenardi, Direktur Utama Bank Bukopin mengatakan, dengan efisiensi ini akan memberikan peluang untuk kemudahan ekspansi dalam mendirikan kantor cabang dengan modal inti yang rendah. Glen menambahkan, prinsipnya Bukopin berminat untuk ekspansi namun belum memenuhi semua syarat dengan BOPO dan NIM yang efisien. "Misalnya, BOPO yang masih belum memungkinkan karena rata-rata BUKU 3 masih di atas 80%," kata Glen, kepada KONTAN, kemarin.
Begini strategi Bukopin raih efisiensi
Jakarta. Bank Bukopin ingin meningkatkan efisiensi melalui penurunan rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) dan margin bunga bersih atau net interest margin (NIM). Glen Glenardi, Direktur Utama Bank Bukopin mengatakan, dengan efisiensi ini akan memberikan peluang untuk kemudahan ekspansi dalam mendirikan kantor cabang dengan modal inti yang rendah. Glen menambahkan, prinsipnya Bukopin berminat untuk ekspansi namun belum memenuhi semua syarat dengan BOPO dan NIM yang efisien. "Misalnya, BOPO yang masih belum memungkinkan karena rata-rata BUKU 3 masih di atas 80%," kata Glen, kepada KONTAN, kemarin.