Begini strategi Garuda Indonesia (GIAA) di tengah tekanan wabah corona



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk berupaya menjaga arus kas di tengah pandemi virus corona. Oleh sebab itu, pihaknya memastikan akan menggunakan kas untuk keperluan yang paling penting saja.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengakui di tengah pandemi virus corona upaya dalam menjaga arus kas terbilang berat. "Cash hari ini adalah raja, jadi sebisa mungkin untuk yang critical saja," ujarnya kepada  kontan.co.id , Minggu (5/4).

Baca Juga: Gara-gara virus corona, rata-rata penjualan mainan turun 30%


Sementara itu, emiten bersandi saham GIAA di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini memiliki hutang yang akan jatuh tempo di tahun ini. Karenanya, Irfan menyebut akan melakukan aksi korporasi guna mendapatkan dana baru untuk melunasi kewajibannya.

Berdasarkan laporan tahunan keuangan GIIA, tercatat arus kas perusahaan sebesar US$ 299,34 juta.

Untuk skema pendanaan, dirinya menyebut masih mengkaji semua opsi yang ada untuk bisa memenuhi kewajiban yang jatuh tempo. Untuk bidikan dana yang diincar, Irfan masih enggan buka-bukaan.

Baca Juga: Menteri Erick sebut BUMN yang terpapar corona, inilah daftar lengkapnya

Editor: Noverius Laoli