Begini Strategi Multi Indocitra (MICE) Dorong Pertumbuhan Bisnis pada 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Multi Indocitra Tbk (MICE) menyiapkan sejumlah strategi untuk menopang pertumbuhan bisnis sepanjang 2026 di tengah kondisi pasar yang masih menantang.

Direktur Utama Multi Indocitra Anthony Honoris mengatakan, pada tahun 2026 perusahaan akan berfokus pada penguatan merek, memperluas distribusi, serta menghadirkan inovasi produk baru guna menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan.

"Di Tahun 2026, MICE berkomitmen untuk melakukan optimalisasi di seluruh line up produk dan anak usaha untuk menjadi yang terdepan. Komitmen ini diwujudkan dengan strategi fokus pada penguatan Brand dan distribusi melalui aktivitas terintegrasi dan tepat sasaran untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan," ungkap Anthony, Selasa (30/6). 


Baca Juga: Program E20 Diyakini Dongkrak Serapan Hasil Pertanian Nasional

Segmen produk bayi masih menjadi tulang punggung bisnis perusahaan hingga saat ini. Karena itu, perusahaan akan terus memperkuat fondasi bisnis pada segmen tersebut sambil mengembangkan lini usaha lainnya. Menurutnya, keberhasilan Pigeon mempertahankan pangsa pasar ditopang oleh posisinya sebagai pilihan utama konsumen di kategori produk ibu dan bayi.

Untuk menjaga posisi tersebut, MICE secara konsisten menjalankan berbagai aktivitas pemasaran guna meningkatkan brand awareness, memperkuat penjualan melalui kanal digital, serta melakukan pengembangan produk baru dan perluasan distribusi.

Selain Pigeon, sejumlah merek lain juga mulai menunjukkan pertumbuhan yang positif. Pada 2025, penjualan Pigeon Teens di kategori skincare meningkat 40,70% dibandingkan tahun sebelumnya seiring pesatnya pertumbuhan pasar kosmetik domestik.

MICE juga semakin serius menggarap bisnis makanan dan minuman. Setelah memasuki kategori snack sehat melalui merek PoiPoi dan BUMIL sejak 2024, perusahaan berencana menambah kategori food and beverage lainnya pada tahun ini.

Di sisi lain, perusahaan melihat peluang besar dari perkembangan bisnis digital. Entitas anak PT Digital Niaga Indonesia (DNI) mencatat pertumbuhan 137% pada tahun lalu dan melampaui target perusahaan.

Memasuki 2026, DNI akan memperkuat pengembangan lini service business yang mencakup business development dan agensi live streaming guna meningkatkan kontribusi pendapatan dari merek yang telah dikelola maupun kerja sama baru.

Di sisi pemasaran, perseroan akan terus mengoptimalkan kanal penjualan daring melalui peningkatan performa platform e-commerce, partisipasi dalam berbagai kampanye penjualan, serta perluasan jaringan toko online.

"Optimalisasi kanal penjualan daring akan terus diperkuat melalui peningkatan performa platform e-commerce, partisipasi aktif dalam berbagai kampanye, serta perluasan jaringan toko online," kata Anthony.

Di tengah kondisi pasar yang masih penuh tantangan, perusahaan mengakui strategi bisnis tahun ini akan dijalankan secara lebih selektif dengan tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan penjualan dan profitabilitas.

Baca Juga: Harga Ayam-Telur di Peternak Anjlok, Bapanas Beri Subsidi Jagung Pakan 242.000 Ton

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News