Begini Strategi WIKA Gedung (WEGE) Menjaga Likuiditas Perusahaan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) menyampaikan strategi dalam menjaga likuiditas perusahaan.

Sekretaris Perusahaan WEGE, Purba Yudha Tama mengatakan, setelah melewati pandemi Covid-19 dan masa recovery, menjaga kondisi likuiditas perusahaan pun menjadi fokus utama.

“Kami tahu bahwa bisnis konstruksi dengan ekspansi dari tahun-tahun sebelumnya memiliki masalah likuiditasnya cukup berat,” ujar Purba dalam paparan publik WEGE, Rabu (29/11).


Oleh karena itu, WEGE punya beberapa strategi untuk menjaga likuiditas, salah satunya adalah melakukan pembiayaan mandiri.

“Kami harapkan dalam setiap proyek, seminimal mungkin akan bergantung pendanaan dari luar. Sehingga, ke depan likuiditas WEGE akan terjaga,” paparnya.

Baca Juga: Raih Kontrak Baru Rp 3,3 Triliun, Cek Rekomendasi Saham WIKA Gedung (WEGE)

Selain itu, WEGE saat ini lebih selektif untuk pemilihan pemilik proyek. Hal ini berbeda dari strategi sebelumnya, yang hanya melihat dari sisi besaran kontrak yang didapatkan.

“Untuk saat ini, kami tidak hanya melihat besaran kontrak baru yang didapatkan. Kami juga melihat kemampuan finansial pemilik proyek, sehingga kualitas proyek bagus dan secara risiko terukur,” imbuh dia.

Purba memaparkan, untuk tahun 2024, WEGE tengah berfokus pada konsolidasi internal. Sebab, WEGE sedang dalam proses untuk digitalisasi.

“Kami tahu tahun depan adalah tahun yang tidak mudah untuk menjalankan bisnis. Namun, dengan strategi yang sudah diterapkan, kami berharap bisa melewati tantangannya dan menjadi jauh lebih baik ke depannya,” pungkas dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati