KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus memantau kepulangan jemaah umrah asal Indonesia yang terdampak penutupan jalur udara akibat eskalasi konflik di Timur Tengah. Pemerintah memastikan proses evakuasi dan kepulangan jemaah terus berjalan melalui koordinasi intensif dengan berbagai pihak. Kepala Biro Humas Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Hasan Afandi mengungkapkan, hingga awal Maret ini, sebagian besar jemaah sudah berhasil kembali ke tanah air. Namun, gangguan masih terjadi pada penerbangan yang menggunakan rute transit. "Per 3 Maret 2025, sudah ada 10.060 jemaah umrah yang pulang. Mereka pulang dengan penerbangan komersial sesuai dengan jadwalnya. Penerbangan yang masih operasional adalah penerbangan direct Jeddah/Madinah - Indonesia," ujarnya kepada Kontan.co.id, Kamis (5/3/2026).
Begini Update Kepulangan Jemaah Umrah yang Tertahan Akibat Konflik Timur Tengah
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus memantau kepulangan jemaah umrah asal Indonesia yang terdampak penutupan jalur udara akibat eskalasi konflik di Timur Tengah. Pemerintah memastikan proses evakuasi dan kepulangan jemaah terus berjalan melalui koordinasi intensif dengan berbagai pihak. Kepala Biro Humas Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Hasan Afandi mengungkapkan, hingga awal Maret ini, sebagian besar jemaah sudah berhasil kembali ke tanah air. Namun, gangguan masih terjadi pada penerbangan yang menggunakan rute transit. "Per 3 Maret 2025, sudah ada 10.060 jemaah umrah yang pulang. Mereka pulang dengan penerbangan komersial sesuai dengan jadwalnya. Penerbangan yang masih operasional adalah penerbangan direct Jeddah/Madinah - Indonesia," ujarnya kepada Kontan.co.id, Kamis (5/3/2026).