BEI dorong emiten pasif untuk tingkatkan performa dan aksi koporasi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Salah satu inisiasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang tengah digalakkan adalah peningkatan performa dari emiten pasif yang secara tidak langsung akan mendorong mereka untuk melakukan aksi korporasi di pasar modal.

Direktur Utama BEI, Inarno Djajadi mengatakan, pihaknya memang secara rutin mengadakan pertemuan dengan emiten dan calon emiten guna mengajak mereka untuk terus melakukan inovasi yang akan membuka peluang untuk melakukan aksi korporasi.

“Tentunya kami berharap mereka dapat meningkatkan performa dan governance. Kami tidak secara spesifik minta mereka untuk aksi korporasi tertentu, namun dengan adanya tanggung jawab kepada pemegang saham akan menjadi perhatian bagi mereka untuk tumbuh,” ujar Inarno saat ditemui di gedung BEI, Selasa (2/4).


Asal tahu saja, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tercatat pada tahun 2018 lalu total penawaran umum terbatas (PUT) atau rights issue sebesar Rp 35,45 triliun dari 28 emiten yang menjalankan aksi korporasi tersebut. Angka tersebut masih cukup rendah jika dibandingkan dengan tahun 2017 sebesar Rp 67,12 triliun.

OJK pun mencatat untuk penerbitan obligasi tahun 2018 sebesar Rp 114,18 triliun. Angka ini masih lebih rendah daripada tahun 2017 sebesar Rp 156,71 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati