KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) mengatakan, saat ini sudah investor yang menaruh investasi terhadap perusahaan yang mengimplementasikan prinsip Environmental Social Governance (ESG) dalam mengelola bisnis. Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Hasan Fawzi bilang, hal tersebut dapat dilihat dari pertumbuhan investasi pada perusahaan-perusahaan bertema ESG. Mengacu data PRI, nilai asset under management (AUM) pada tahun 2015 hanya sebesar US$ 59 triliun dan pada 2021 angka itu mencapai US$ 121,3 triliun. Tak hanya luar negeri, pertumbuhan AUM di Indonesia pada perusahaan bertema ESG juga terus meningkat. Ia menjabarkan sejak diluncurkan produk pertama pada 2016, nilainya Rp 42 miliar. Sampai dengan November 2021, angkanya mencapai Rp 3,45 triliun dengan 15 produk.
BEI: Investasi Bertema ESG Bakal Terus Meningkat
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) mengatakan, saat ini sudah investor yang menaruh investasi terhadap perusahaan yang mengimplementasikan prinsip Environmental Social Governance (ESG) dalam mengelola bisnis. Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Hasan Fawzi bilang, hal tersebut dapat dilihat dari pertumbuhan investasi pada perusahaan-perusahaan bertema ESG. Mengacu data PRI, nilai asset under management (AUM) pada tahun 2015 hanya sebesar US$ 59 triliun dan pada 2021 angka itu mencapai US$ 121,3 triliun. Tak hanya luar negeri, pertumbuhan AUM di Indonesia pada perusahaan bertema ESG juga terus meningkat. Ia menjabarkan sejak diluncurkan produk pertama pada 2016, nilainya Rp 42 miliar. Sampai dengan November 2021, angkanya mencapai Rp 3,45 triliun dengan 15 produk.