BEI Luncurkan Indeks Baru IDX Commodity 20, Ini Daftar Sahamnya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan meluncurkan indeks baru yang dinamakan dengan IDX Commodity 20 pada Jumat (30/10/2026).

IDX Commodity 20 adalah Indeks yang mengukur kinerja harga dari 20 saham perusahaan penghasil komoditas dan perusahaan yang bergerak di rantai pasok industri komoditas dengan kapitalisasi pasar yang tinggi dan likuiditas transaksi yang baik.

BEI menyebut, metode penghitungan Indeks IDX Commodity 20 menggunakan metode capped adjusted free float market capitalization weighted dengan diterapkan pembatasan bobot saham paling tinggi sebesar 15% yang disesuaikan pada saat evaluasi. 


"Indeks IDX Commodity 20 telah dihitung sejak hari dasarnya pada 1 September 2021 dengan nilai dasar 100," tulis BEI dalam pengumuman di keterbukaan informasi, Kamis (29/10/2026).

Baca Juga: IHSG Anjlok 3,49% ke 5.098, Waspadai Jika Sentuh Support di Level 4.980 Jumat (30/10)

Evaluasi mayor atas indeks IDX Commodity 20 akan dilakukan bulan Februari dan Agustus. Dan efektif berlaku di hari bursa pertama bulan Maret dan September.

Sementara untuk evaluasi minor akan dilakukan bulan Mei dan November dan efektif berlaku di hari bursa pertama bulan Juni dan Desember.

BEI telah menetapkan konstituen awal beserta jumlah saham yang digunakan dalam penghitungan Indeks IDX Commodity 20. Berikut daftar sahamnya:

No. Kode Nama Saham  Rasio Free Float 
1 AADI Adaro Andalan Indonesia Tbk. 18,17%
2 ADMR Alamtri Minerals Indonesia Tbk. 11,89%
3 ADRO Alamtri Resources Indonesia Tbk. 26,79%
4 AMMN Amman Mineral Internasional Tbk. 22,75%
5 ANTM ANTAM (Persero) Tbk. 34,84%
6 ARCI Archi Indonesia Tbk. 15,81%
7 BIPI Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk. 44,75%
8 BRMS Bumi Resources Minerals Tbk. 51,03%
9 BRPT Barito Pacific Tbk. 26,96%
10 BUMI Bumi Resources Tbk. 43,28%
11 DEWA Darma Henwa Tbk 49,70%
12 ENRG Energi Mega Persada Tbk. 41,17%
13 INCO Vale Indonesia Tbk. 20,38%
14 MBMA Merdeka Battery Materials Tbk. 26,80%
15 MDKA Merdeka Copper Gold Tbk. 47,72%
16 MEDC Medco Energi Internasional Tbk. 21,86%
17 PTRO Petrosea Tbk. 27,71%
18 RAJA Rukun Raharja Tbk. 22,79%
19 TINS TIMAH (Persero) Tbk. 34,96%
20 TPIA Chandra Asri Pacific Tbk. 25,38%
Baca Juga: IHSG Jadi Indeks Terburuk di Kawasan, Valuasi Murah Belum Cukup Pikat Asing

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News