BEI: Masih Ada 6 Perusahaan Besar Antre IPO, Setelah JELI BACH PRDL Diserbu Investor
Kamis, 09 Juli 2026 07:26 WIB
Oleh: Adi Wikanto, Yuliana Hema | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah perusahaan sukses menggelar penawaran saham perdana atua initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Juli 2026. Selanjutnya masih ada banyak perusahaan yang akan IPO saham di BEI. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan masih terdapat enam perusahaan yang tengah berada dalam pipeline IPO. Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Saidu Solihin, mengatakan keenam perusahaan tersebut masih menjalani proses pencatatan saham sebelum melaksanakan penawaran umum di Bursa Efek Indonesia.
"Hingga kini terdapat enam perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI," ujar Saidu dalam keterangannya, Rabu (8/7/2026). Sementara itu, hingga 8 Juli 2026, BEI telah mencatatkan lima perusahaan baru melalui mekanisme IPO dengan total dana yang berhasil dihimpun mencapai sekitar Rp1,67 triliun. Baca Juga: IPO Prodia Diagnostic Line (PRDL) Diserbu Investor, Oversubscribed Capai 709 Kali Baca Juga: Cek Rekening! Hari Ini (9/7) Pembayaran Dividen Tunai 9 Saham, Triliunan Rupiah Cair Mayoritas Calon Emiten Beraset Besar Berdasarkan klasifikasi aset, mayoritas perusahaan yang tengah mengantre IPO merupakan perusahaan beraset besar. Sebanyak tiga perusahaan memiliki total aset di atas Rp250 miliar. Selain itu, terdapat dua perusahaan dengan aset di bawah Rp50 miliar yang masuk kategori aset kecil. Adapun satu perusahaan lainnya memiliki aset antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar sehingga masuk kategori perusahaan beraset menengah. Dari sisi sektor usaha, pipeline IPO terdiri atas satu perusahaan dari sektor basic materials, dua perusahaan dari sektor consumer cyclicals, dua perusahaan dari sektor kesehatan (healthcare), serta satu perusahaan dari sektor consumer non-cyclicals. Tonton: Adira Finance Perkuat Pendanaan, Himpun Rp2,5 Triliun di Semester I-2026 IPO Juli 2026 Masih Ramai Diburu Investor Pipeline IPO tersebut muncul di tengah tingginya minat investor terhadap sejumlah saham yang melantai di Bursa Efek Indonesia pada awal Juli 2026. Enam perusahaan yang telah menjalani proses IPO pada periode tersebut meliputi: - PT Niramas Utama Tbk (JELI) - PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) - PT Bach Multi Global Tbk (BACH) - PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) - PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) - PT Rans Entertainment Tbk (RANS) Hingga saat ini, JELI, EMMI, JECX, dan BACH telah resmi tercatat dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. Keempat saham tersebut mendapat sambutan positif dari investor sehingga sempat mengalami Auto Rejection Atas (ARA) pada perdagangan awal.
Sebagai contoh, saham JELI mencatat ARA selama dua hari berturut-turut. Dari harga IPO Rp900 per saham, harga sahamnya telah meningkat menjadi Rp1.405 per saham. Sementara itu, saham PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) dijadwalkan mulai diperdagangkan di BEI pada Kamis (9/7/2026). Adapun PT Rans Entertainment Tbk (RANS) akan melaksanakan pencatatan dan perdagangan perdana saham pada Jumat (10/7/2026). Tingginya antusiasme investor terhadap sejumlah IPO terbaru menunjukkan minat pasar primer masih cukup kuat, meskipun jumlah perusahaan yang masuk pipeline IPO mulai berkurang dibandingkan periode sebelumnya.
Said Iqbal Temui Menkeu, Desak Pajak JHT, THR hingga Pesangon Dihapus!