KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) memperluas keanggotaan komite High Shareholding Concentration (HSC) menjadi sembilan orang dengan melibatkan perwakilan pelaku industri, akademisi, dan investor untuk memperkuat transparansi serta tata kelola. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik mengatakan, perluasan komite tersebut merupakan bagian dari upaya memperbaiki tata kelola, termasuk metodologi penentuan saham yang masuk maupun keluar dari kategori HSC. “Anggota komite kami perluas menjadi sembilan orang, Direksi SRO hanya empat, limanya adalah dari pihak eksternal yang independen. Ada dua Direksi Bursa, satu Direksi KPEI, satu Direksi KSEI,” jelasnya dalam konferensi pers, Senin (26/10/2026).
BEI Perluas Komite HSC, Libatkan Pihak Independen
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) memperluas keanggotaan komite High Shareholding Concentration (HSC) menjadi sembilan orang dengan melibatkan perwakilan pelaku industri, akademisi, dan investor untuk memperkuat transparansi serta tata kelola. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik mengatakan, perluasan komite tersebut merupakan bagian dari upaya memperbaiki tata kelola, termasuk metodologi penentuan saham yang masuk maupun keluar dari kategori HSC. “Anggota komite kami perluas menjadi sembilan orang, Direksi SRO hanya empat, limanya adalah dari pihak eksternal yang independen. Ada dua Direksi Bursa, satu Direksi KPEI, satu Direksi KSEI,” jelasnya dalam konferensi pers, Senin (26/10/2026).
TAG: