KONTAN.CO.ID - DUBAI. Pasar saham Indonesia bisa menjadi salah satu kontributor pendapatan negara. Maklum saja, potensi pendapatan pajak dari pasar modal Indonesia cukup besar. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio menuturkan pajak yang dibayarkan dari kegiatan pasar modal cukup besar. "Di 2016 nilainya mencapai Rp 137 triliun lebih," kata Tito kepada wartawan di Dubai, Minggu (29/10). Pajak tersebut berasal dari berbagai pos. Di antaranya dari pajak penghasilan yang dibayarkan oleh emiten, annggota bursa hingga self-regulatory organization, termasuk juga pajak penghasilan yang dipotong dari karyawan emiten.
BEI: Potensi pajak dari pasar modal cukup besar
KONTAN.CO.ID - DUBAI. Pasar saham Indonesia bisa menjadi salah satu kontributor pendapatan negara. Maklum saja, potensi pendapatan pajak dari pasar modal Indonesia cukup besar. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio menuturkan pajak yang dibayarkan dari kegiatan pasar modal cukup besar. "Di 2016 nilainya mencapai Rp 137 triliun lebih," kata Tito kepada wartawan di Dubai, Minggu (29/10). Pajak tersebut berasal dari berbagai pos. Di antaranya dari pajak penghasilan yang dibayarkan oleh emiten, annggota bursa hingga self-regulatory organization, termasuk juga pajak penghasilan yang dipotong dari karyawan emiten.