KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan hasil evaluasi mayor indeks IDX30, LQ45, dan IDX80 untuk periode November 2026 hingga Januari 2027. Sejumlah saham masuk dan keluar dari ketiga indeks tersebut, termasuk PT Indosat Tbk (
ISAT) dan PT Bukit Asam (Persero) Tbk (
PTBA) yang menjadi konstituen baru IDX30. Berdasarkan pengumuman BEI pada Senin (26/10/2026), perubahan konstituen ketiga indeks berlaku mulai 2 November 2026 hingga 29 Januari 2027.
Baca Juga: Saham SMRA Tertekan Usai OTT KPK, Target Marketing Sales Masih Bisa Tercapai Pada indeks IDX30, ISAT dan PTBA masuk menggantikan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (
PGEO) dan PT Unilever Indonesia Tbk (
UNVR).
Sementara itu, pada indeks LQ45, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (
SMGR) masuk sebagai konstituen baru. Adapun PT Surya Citra Media Tbk (
SCMA) keluar dari indeks tersebut. Perubahan juga terjadi pada indeks IDX80. PT Astra Agro Lestari Tbk (
AALI), PT Timah (Persero) Tbk (
TINS), dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (
TKIM) masuk menjadi konstituen baru.
Baca Juga: 5 Saham Tebar Dividen Akhir Oktober 2026, Mana yang Paling Menarik? Ketiganya menggantikan PT Medikaloka Hermina Tbk (
HEAL), PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (
MIKA), dan PT Summarecon Agung Tbk (
SMRA). Evaluasi ini merupakan bagian dari peninjauan berkala BEI terhadap konstituen indeks. Perubahan daftar saham berlaku sesuai periode efektif yang ditetapkan bursa, yakni mulai 2 November 2026. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News