KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Percepatan penyelesaian transaksi dari T+3 serah saham menjadi T+2 akan diimplementasikan pada November yang akan datang. Beberapa persiapan sudah dilakukan oleh BEI untuk penerapan transaksi tersebut. Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Laksono Widodo mengatakan, secara umum penerapan T+2 sudah aman, namun masih ada tantangan dalam hal lending dan borrowing. "Soal lending dan borrowing ini memang menjadi tantangan tersendiri bagi sistem T+2," kata Laksono, Selasa (4/9) Jika masalah lending dan borrowing ini belum selesai, maka potensi gagal serah pada penyelesaian transaksi hari pertama bisa saja mengalami kendala. Oleh karena itu, beberapa upaya preventif dilakukan oleh BEI.
BEI siapkan antisipasi gagal serah saat penerapan T+2
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Percepatan penyelesaian transaksi dari T+3 serah saham menjadi T+2 akan diimplementasikan pada November yang akan datang. Beberapa persiapan sudah dilakukan oleh BEI untuk penerapan transaksi tersebut. Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Laksono Widodo mengatakan, secara umum penerapan T+2 sudah aman, namun masih ada tantangan dalam hal lending dan borrowing. "Soal lending dan borrowing ini memang menjadi tantangan tersendiri bagi sistem T+2," kata Laksono, Selasa (4/9) Jika masalah lending dan borrowing ini belum selesai, maka potensi gagal serah pada penyelesaian transaksi hari pertama bisa saja mengalami kendala. Oleh karena itu, beberapa upaya preventif dilakukan oleh BEI.