BEI Suspensi 48 Saham Emiten Karena Belum Menyampaikan Laporan Keuangan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan (suspensi) terhadap 48 saham emiten lantaran belum menyampaikan laporan keuangan interim per 30 September 2025 dan/atau belum melunasi denda atas keterlambatan penyampaian laporan keuangan tersebut.

BEI menjelaskan, langkah ini mengacu pada Ketentuan II.6.4 Peraturan Bursa Nomor I-H tentang Sanksi. Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa suspensi dapat dikenakan apabila hingga hari kalender ke 91 setelah batas akhir penyampaian laporan keuangan, perusahaan tercatat belum memenuhi kewajiban pelaporan dan/atau telah menyampaikan laporan keuangan namun belum membayar denda sebagaimana diatur dalam Ketentuan II.6.2 dan II.6.3 Peraturan Bursa Nomor I-H.

"Bursa memutuskan untuk tetap melakukan suspensi perdagangan efek untuk 48 perusahaan tercatat di pasar reguler dan tunai sejak Sesi I tanggal 30 Januari 2026," tulis Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat, Teuku Fahmi Ariandar dalam pengumumannya, Jumat (30/1/2026).


Baca Juga: Rupiah Lanjut Melemah ke Rp 16.788 per Dolar AS di Tengah Hari ini (30/1)

Daftar Perusahaan Tercatat yang Disuspensi

  1. PT Tri Banyan Tirta Tbk (ALTO) – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
  2. PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY) – Suspensi di seluruh pasar
  3. PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS) – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
  4. PT Binakarya Jaya Abadi Tbk (BIKA) – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
  5. PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS) – Suspensi di seluruh pasar
  6. PT Cahaya Bintang Medan Tbk (CBMF) – Suspensi di seluruh pasar
  7. PT Cowell Development Tbk (COWL) – Suspensi di seluruh pasar
  8. PT Capri Nusa Satu Properti Tbk (CPRI) – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
  9. PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL) – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
  10. PT Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK) – Suspensi di seluruh pasar
  11. PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA) – Suspensi di seluruh pasar
  12. PT Aksara Global Development Tbk (GAMA) – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
  13. PT Golden Plantation Tbk (GOLL) – Suspensi di seluruh pasar
  14. PT HK Metals Utama Tbk (HKMU) – Suspensi di seluruh pasar
  15. PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) – Suspensi di seluruh pasar
  16. PT Saraswati Griya Lestari Tbk (HOTL) – Suspensi di seluruh pasar
  17. PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE) – Suspensi di seluruh pasar
  18. PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY) – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
  19. PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) – Suspensi di seluruh pasar
  20. PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI) – Suspensi di seluruh pasar
  21. PT Eureka Prima Jakarta Tbk (LCGP) – Suspensi di seluruh pasar
  22. PT Limas Indonesia Makmur Tbk (LMAS) – Suspensi di Seluruh Pasar
  23. PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA) – Suspensi di Seluruh Pasar
  24. PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk (MAGP) – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
  25. PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) – Suspensi di Seluruh Pasar
  26. PT Mitra Pemuda Tbk (MTRA) – Suspensi di Seluruh Pasar
  27. PT Sinergi Megah Internusa Tbk (NUSA) – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
  28. PT Polaris Investama Tbk (PLAS) – Suspensi di Seluruh Pasar
  29. PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
  30. PT Pollux Properties Indonesia Tbk (POLL) – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
  31. PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL) – Suspensi di Seluruh Pasar
  32. PT Trinitan Metals and Minerals Tbk (PURE) – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
  33. PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO) – Suspensi di Seluruh Pasar
  34. PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT) – Suspensi di Seluruh Pasar
  35. PT Siwani Makmur Tbk (SIMA) – Suspensi di Seluruh Pasar
  36. PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk (SKYB) – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
  37. PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) – Suspensi di Seluruh Pasar
  38. PT Sugih Energy Tbk (SUGI) – Suspensi di Seluruh Pasar
  39. PT Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT) – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai
  40. PT Tianrong Chemicals Industry Tbk (TDPM) – Suspensi di Seluruh Pasar
  41. PT Indosterling Technomedia Tbk (TECH) – Suspensi di Seluruh Pasar
  42. PT Omni Inovasi Indonesia Tbk (TELE) – Suspensi di Seluruh Pasar
  43. PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) – Suspensi di Seluruh Pasar
  44. PT Sunindo Adipersada Tbk (TOYS) – Suspensi di Seluruh Pasar
  45. PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) – Suspensi di Seluruh Pasar
  46. PT Triwira Insanlestari Tbk (TRIL) – Suspensi di Seluruh Pasar
  47. PT Nusantara Inti Corpora Tbk (UNIT) – Suspensi di Seluruh Pasar
  48. PT Dosni Roha Indonesia Tbk (ZBRA) – Suspensi di Seluruh Pasar

Selanjutnya: Koreksi IHSG Dinilai Analis Mengungkap Krisis Tata Kelola Pasar Modal

Menarik Dibaca: IHSG Masih Melemah, Simak Proyeksi dan Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Jumat (30/1)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News