BEI Suspensi Saham Indointernet (EDGE) Imbas Rencana Go Private dan Delisting



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham atau suspensi PT Indointernet Tbk (EDGE).

Penghentian sementara atau suspensi tersebut dilakukan seiring rencana perseroan untuk berubah status dari perusahaan terbuka menjadi perusahaan tertutup melalui aksi go private, sekaligus mengajukan pembatalan pencatatan saham secara sukarela (voluntary delisting) dari BEI.

"Berdasarkan hal tersebut, maka Bursa memutuskan untuk melakukan penghentian sementara perdagangan efek EDGE di seluruh pasar efektif mulai sesi pra pembukaan perdagangan efek tanggal 10 Februari 2026," tulis Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan Pande Made Kusuma Ari A. di keterbukaan informasi, Selasa (10/2/2026).


Baca Juga: Laba Bersih Naik, Analis Kerek Target Saham Bank Mandiri (BMRI)

Sebelum suspensi, saham EDGE berada di level Rp 4.790 per saham atau melemah 2,04% dibandingkan perdagangan hari sebelumnya. Tapi, secara tahun berjalan, pergerakan harga saham ini menguat 6,21%.

Perusahaan yang bergerak di sektor telekomunikasi, jasa informasi, pemrograman, serta konsultasi komputer ini pertama kali mencatatkan sahamnya di BEI melalui penawaran umum perdana (IPO) pada 2021 lalu.

Sebagai informasi tambahan, EDGE yang berdiri sejak 1994 dikenal sebagai pelopor penyedia layanan infrastruktur digital yang menghadirkan beragam solusi dan layanan guna mendukung kebutuhan bisnis modern yang terus berkembang.

Melalui Indonet, perusahaan berkomitmen mengembangkan layanan teknologi informasi dan komunikasi yang komprehensif dan efisien untuk membantu perusahaan mempercepat dan merealisasikan transformasi digital.

Selanjutnya: Laba Bersih Naik, Analis Kerek Target Saham Bank Mandiri (BMRI)

Menarik Dibaca: Upgrade iQOO 15: Layar 6000 Nits, Baterai 7000 mAh & Bawa Chip Monster

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News