KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan 37 saham baru masuk dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC) setelah menerapkan metodologi baru yang menggunakan indikator price-impact ratio. Dengan penambahan tersebut, total saham yang masuk kategori HSC kini mencapai 51 emiten. Seluruh saham baru yang masuk kategori HSC berasal dari kelompok emiten dengan kapitalisasi pasar di atas Rp 10 triliun. Langkah ini merupakan bagian dari upaya BEI memperkuat sistem pengawasan dan meningkatkan transparansi perdagangan saham di pasar modal. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik, menjelaskan bahwa BEI terlebih dahulu melakukan penyaringan terhadap 171 saham berkapitalisasi besar menggunakan indikator price-impact ratio.
- PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII)
- PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL)
- PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE)
- PT Golden Flower Tbk (POLU)
- PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI)
- PT MD Entertainment Tbk (FILM)
- PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING)
- PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII)
- PT Hotel Fitra International Tbk (FITT)
- PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI)
- PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI)
- PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI)
- PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT)
- PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR)
- PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP)
- PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY)
- PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO)
- PT Global Digital Niaga Tbk (BELI)
- PT Bank Mega Tbk (MEGA)
- PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS)
- PT Multipolar Technology Tbk (MLPT)
- PT Siantar Top Tbk (STTP)
- PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN)
- PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI)
- PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO)
- PT FAP Agri Tbk (FAPA)
- PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE)
- PT Soho Global Health Tbk (SOHO)
- PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI)
- PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN)
- PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA)
- PT Bank Permata Tbk (BNLI)
- PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ)
- PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA)
- PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET)
- PT Bayan Resources Tbk (BYAN)
- PT DCI Indonesia Tbk (DCII)