KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina (Persero) menyatakan siap mendukung pengembangan bahan bakar nabati berbasis bioetanol di Indonesia. Ini sejalan dengan target pemerintah untuk menerapkan campuran etanol 10% (E10) pada 2026. Komitmen ini disampaikan dalam Brazil–Indonesia Business Forum 2025 yang digelar oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama APEX Brazil (Brazilian Trade and Investment Promotion Agency), bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Yang Mulia Luiz Inácio Lula da Silva, Presiden Republik Federasi Brasil. Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina Agung Wicaksono menjelaskan, pengembangan bioetanol akan menjadi bagian dari strategi pertumbuhan ganda atau dual growth strategy Pertamina. Strategi ini menyeimbangkan bisnis energi fosil dengan ekspansi ke energi rendah karbon.
Belajar dari Brazil, Pertamina Siap Kembangkan Bioetanol E10 di 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina (Persero) menyatakan siap mendukung pengembangan bahan bakar nabati berbasis bioetanol di Indonesia. Ini sejalan dengan target pemerintah untuk menerapkan campuran etanol 10% (E10) pada 2026. Komitmen ini disampaikan dalam Brazil–Indonesia Business Forum 2025 yang digelar oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama APEX Brazil (Brazilian Trade and Investment Promotion Agency), bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Yang Mulia Luiz Inácio Lula da Silva, Presiden Republik Federasi Brasil. Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina Agung Wicaksono menjelaskan, pengembangan bioetanol akan menjadi bagian dari strategi pertumbuhan ganda atau dual growth strategy Pertamina. Strategi ini menyeimbangkan bisnis energi fosil dengan ekspansi ke energi rendah karbon.
TAG: