KONTAN.CO.ID - Hak Kekayaan Intelektual atau HKI masih menjadi masalah besar bagi pelaku usaha di Indonesia. Khususnya pelaku usaha yang baru merintis usahanya. Memang pelaku usaha sudah menyadari akan pentingnya branding sebuah usaha atau produk yang mereka jajakan agar bisa memikat pelanggan. Namun kesadaran akan pentingnya branding ini tidak dibarengi dengan pemahaman akan pentingnya mendaftarkan brand atau merek dagang agar tidak diklaim oleh pihak lain. Setidaknya inilah pelajaran yang bisa dipetik dari kasus sengketa merek "Bensu" yang menjadi sorotan dalam berapa hari terakhir. Mungkin di benak masyarakat umum kalau ditanya apa Bensu, maka mayoritas akan merujuk sosok pelaku dunia hiburan bernama Ruben Samuel Onsu alias Ruben Onsu. Apalagi sang sosok punya usaha makanan dengan menggunakan brand "Bensu", yang diklaim singkatan dari nama Ruben Onsu.
Belajar di Kasus Bensu
KONTAN.CO.ID - Hak Kekayaan Intelektual atau HKI masih menjadi masalah besar bagi pelaku usaha di Indonesia. Khususnya pelaku usaha yang baru merintis usahanya. Memang pelaku usaha sudah menyadari akan pentingnya branding sebuah usaha atau produk yang mereka jajakan agar bisa memikat pelanggan. Namun kesadaran akan pentingnya branding ini tidak dibarengi dengan pemahaman akan pentingnya mendaftarkan brand atau merek dagang agar tidak diklaim oleh pihak lain. Setidaknya inilah pelajaran yang bisa dipetik dari kasus sengketa merek "Bensu" yang menjadi sorotan dalam berapa hari terakhir. Mungkin di benak masyarakat umum kalau ditanya apa Bensu, maka mayoritas akan merujuk sosok pelaku dunia hiburan bernama Ruben Samuel Onsu alias Ruben Onsu. Apalagi sang sosok punya usaha makanan dengan menggunakan brand "Bensu", yang diklaim singkatan dari nama Ruben Onsu.