JAKARTA. Secara kasat mata jembatan memang tampak sama, yakni tampil sebagai penghubung antara dataran yang satu dengan dataran lainnya. Meski begitu, ternyata jika dipahami lebih dalam, ada beberapa perbedaan mendasar mengenai konstruksi ideal sebuah jembatan. Kendati waktu terus berlalu, namun konstruksi dasar sebuah jembatan tak banyak berubah dari tahun ke tahun, perubahan lebih nampak dari sisi material yang digunakan, seperti kayu, besi, baja, aspal, bahkan kaca, seperti jembatan kaca tertinggi di dunia yang ada di Zhangjiajie National Park, Tiongkok. Tapi, seperti apa sebenarnya konstruksi jembatan yang ideal? Dan apa perbedaannya dengan konstruksi lain? Berikut adalah rinciannya.
Belajar mengenal konstruksi jembatan
JAKARTA. Secara kasat mata jembatan memang tampak sama, yakni tampil sebagai penghubung antara dataran yang satu dengan dataran lainnya. Meski begitu, ternyata jika dipahami lebih dalam, ada beberapa perbedaan mendasar mengenai konstruksi ideal sebuah jembatan. Kendati waktu terus berlalu, namun konstruksi dasar sebuah jembatan tak banyak berubah dari tahun ke tahun, perubahan lebih nampak dari sisi material yang digunakan, seperti kayu, besi, baja, aspal, bahkan kaca, seperti jembatan kaca tertinggi di dunia yang ada di Zhangjiajie National Park, Tiongkok. Tapi, seperti apa sebenarnya konstruksi jembatan yang ideal? Dan apa perbedaannya dengan konstruksi lain? Berikut adalah rinciannya.