KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Askolani, mengungkapkan bahwa realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 hingga akhir Februari mencatatkan surplus yang cukup signifikan, didorong oleh kenaikan pendapatan dan penurunan realisasi belanja daerah. Berdasarkan data sementara yang masuk, sebanyak 514 dari total 546 pemerintah daerah (Pemda) telah melaporkan realisasi APBD mereka. Dari jumlah tersebut, realisasi pendapatan daerah telah mencapai Rp 178 triliun, atau naik 1,5% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.
Belanja Daerah Turun, APBD 2026 Catatkan Surplus Rp 110 Triliun pada Februari 2026
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Askolani, mengungkapkan bahwa realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 hingga akhir Februari mencatatkan surplus yang cukup signifikan, didorong oleh kenaikan pendapatan dan penurunan realisasi belanja daerah. Berdasarkan data sementara yang masuk, sebanyak 514 dari total 546 pemerintah daerah (Pemda) telah melaporkan realisasi APBD mereka. Dari jumlah tersebut, realisasi pendapatan daerah telah mencapai Rp 178 triliun, atau naik 1,5% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.