JAKARTA. Bank J Trust Indonesia menganggarkan belanja modal atau capital expenditure tahun 2016 di bawah Rp 100 miliar. Jika membandingkan dengan bujet tahun sebelumnya, anggaran belanja modal tersebut sedikit meningkat. Menurut Direktur Utama Bank J Trust Ahmad Fajar, belanja modal tersebut sebagian besar akan dianggarkan untuk membangun dan mengembangkan jaringan teknologi informasi (TI). Dia menjelaskan, pada tahun 2016, bank berkode saham BCIC tersebut juga berniat melakukan ekspansi anorganik, lewat pendirian perusahaan di bidang pembiayaan (multifinance). Kelak perusahaan pembiayaan ini akan fokus menggarap pembiayaan sektor pertanian dan kendaraan bermotor. Untuk pendirian perusahaan pembiayaan tersebut, Bank J Trust Indonesia tidak menganggarkan dana sendiri.
Belanja modal J Trus Indonesia naik tipis
JAKARTA. Bank J Trust Indonesia menganggarkan belanja modal atau capital expenditure tahun 2016 di bawah Rp 100 miliar. Jika membandingkan dengan bujet tahun sebelumnya, anggaran belanja modal tersebut sedikit meningkat. Menurut Direktur Utama Bank J Trust Ahmad Fajar, belanja modal tersebut sebagian besar akan dianggarkan untuk membangun dan mengembangkan jaringan teknologi informasi (TI). Dia menjelaskan, pada tahun 2016, bank berkode saham BCIC tersebut juga berniat melakukan ekspansi anorganik, lewat pendirian perusahaan di bidang pembiayaan (multifinance). Kelak perusahaan pembiayaan ini akan fokus menggarap pembiayaan sektor pertanian dan kendaraan bermotor. Untuk pendirian perusahaan pembiayaan tersebut, Bank J Trust Indonesia tidak menganggarkan dana sendiri.