KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat, total perputaran pasar uang di Indonesia sekitar Rp 31 triliun per hari di Maret lalu. Total nilai transaksi repo tercatat melonjak hingga Rp 2 trilun per hari. Transaksi di pasar uang antar bank (PUAB) juga naik, jadi Rp 29 triliun per hari. Jika dibandingkan dengan perputaran di pasar uang pada periode lalu di bulan yang sama, total perputaran pasar uang hanya Rp 24 triliun sampai Rp 25 triliun. Menurut BI, lonjakan yang terjadi ini karena likuiditas yang banyak (ample) dengan banyaknya capital inflow dan belanja pemerintah yang digenjot. Project Consultant Asian Development Bank (ADB) Institute Eric Sugandi mengatakan, transaksi di pasar uang yang tumbuh cepat tidak selalu mencerminkan pertumbuhan sektor riil yang cepat juga. Hubungan antara pasar uang dan sektor riil tergantung pada seberapa banyak dana yang bisa disalurkan ke sektor riil dan sebaliknya.
Belanja pemerintah mempercepat pertumbuhan sektor riil
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat, total perputaran pasar uang di Indonesia sekitar Rp 31 triliun per hari di Maret lalu. Total nilai transaksi repo tercatat melonjak hingga Rp 2 trilun per hari. Transaksi di pasar uang antar bank (PUAB) juga naik, jadi Rp 29 triliun per hari. Jika dibandingkan dengan perputaran di pasar uang pada periode lalu di bulan yang sama, total perputaran pasar uang hanya Rp 24 triliun sampai Rp 25 triliun. Menurut BI, lonjakan yang terjadi ini karena likuiditas yang banyak (ample) dengan banyaknya capital inflow dan belanja pemerintah yang digenjot. Project Consultant Asian Development Bank (ADB) Institute Eric Sugandi mengatakan, transaksi di pasar uang yang tumbuh cepat tidak selalu mencerminkan pertumbuhan sektor riil yang cepat juga. Hubungan antara pasar uang dan sektor riil tergantung pada seberapa banyak dana yang bisa disalurkan ke sektor riil dan sebaliknya.