Belanja Rumah Tangga Jepang Turun Tak Terduga pada Juni, Jadi Sorotan BOJ



KONTAN.CO.ID - Belanja rumah tangga di Jepang secara tak terduga kembali mengalami penurunan pada Juni 2026.

Kondisi ini menandai penurunan selama tujuh bulan berturut-turut dan menjadi salah satu indikator yang akan dicermati Bank of Japan (BOJ) dalam menentukan arah kebijakan suku bunga.

Baca Juga: Laba Kuartal II OCBC Melonjak 22%, Bank Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Kredit 2026


Mengutip Reuters, Jumat (7/8/2026), data Kementerian Dalam Negeri Jepang menunjukkan belanja konsumen turun 3,3% secara tahunan (year on year/YoY) pada Juni. Angka tersebut berbanding terbalik dengan ekspektasi pasar yang memperkirakan kenaikan sebesar 1%.

Secara bulanan yang telah disesuaikan dengan faktor musiman (month on month/mtm), belanja rumah tangga juga merosot 6,4%, lebih dalam dibandingkan perkiraan penurunan 3,1%.

Melemahnya konsumsi rumah tangga menjadi perhatian karena mencerminkan masih rapuhnya permintaan domestik Jepang, meskipun sejumlah indikator ekonomi lainnya mulai menunjukkan perbaikan.

Data belanja rumah tangga tersebut diperkirakan akan menjadi salah satu pertimbangan utama bagi BOJ dalam menentukan apakah bank sentral akan kembali menaikkan suku bunga paling cepat pada pertemuan kebijakan bulan September.

Baca Juga: AS Terapkan Tarif 15% atas Produk Polysilicon, Trump Bidik Dominasi China

Sebelumnya, data Kementerian Tenaga Kerja Jepang yang dirilis pekan ini menunjukkan upah riil tumbuh 1,6% pada Juni dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan tersebut merupakan yang keenam kalinya secara berturut-turut, mencerminkan adanya peningkatan daya beli pekerja meskipun konsumsi masyarakat belum menunjukkan pemulihan yang konsisten.