Belgia Siap Kejutkan Spanyol di Perempat Final Piala Dunia



KONTAN.CO.ID - LOS ANGELES. Tim nasional Belgia menerima status sebagai tim nonunggulan jelang laga perempat final Piala Dunia melawan Spanyol yang akan digelar pada Jumat (10/7/2026). Meski menghadapi juara Eropa yang difavoritkan, pelatih Belgia Rudi Garcia optimistis anak asuhnya memiliki kualitas dan kepercayaan diri untuk menciptakan kejutan.

Spanyol datang ke turnamen sebagai salah satu kandidat juara. Setelah memulai kompetisi dengan kurang meyakinkan, tim asuhan Luis de la Fuente mulai menemukan performa terbaiknya usai meraih kemenangan telak 3-0 atas Austria pada babak 32 besar.

Jika De la Fuente mengusung pendekatan filosofis dalam konferensi pers pra-pertandingan dengan mengutip filsuf Romawi Marcus Aurelius, Garcia justru lebih menekankan pentingnya analisis data dan pengelolaan skuad.


“Kami tahu bahwa kami akan menghadapi salah satu tim favorit. Spanyol kemungkinan merupakan tim terbaik dalam penguasaan bola dan mereka telah memainkan gaya permainan yang khas selama 15 hingga 20 tahun terakhir,” ujar Garcia.

“Namun, kami memiliki tim yang hebat. Kami adalah tim dengan jumlah gol terbanyak kedua di Piala Dunia dan akan menghadapi tim dengan catatan expected goals tertinggi. Kami yakin bisa melakukannya,” lanjutnya.

Baca Juga: Rasio Gol Kylian Mbappe di Piala Dunia Tembus 1:1, Bisa Salip Rekor Messi?

Belgia saat ini telah mencetak 13 gol sepanjang turnamen, menjadikannya tim tersubur ketiga setelah Prancis dengan 16 gol dan Argentina yang mengoleksi 14 gol.

Penyerang veteran Romelu Lukaku, yang menit bermainnya diatur secara khusus selama turnamen, mengakui Belgia harus tampil sempurna jika ingin melangkah ke semifinal.

“Jika sudah melangkah sejauh ini, Anda tidak bermain hanya untuk pulang,” kata penyerang berusia 33 tahun tersebut.

“Spanyol adalah tim yang luar biasa. Mereka memanfaatkan pergerakan pemain ketiga, memiliki kecepatan di sisi lapangan, dan mampu menciptakan ruang. Namun, kami sudah mempersiapkan diri dengan baik dan memiliki kekuatan yang dapat menyulitkan mereka,” ujar Lukaku.

Lukaku mengungkapkan bahwa perannya di tim telah disepakati setelah melakukan pembicaraan panjang dengan Garcia pada April lalu. Ia juga menegaskan bahwa fokus utamanya bukanlah pencapaian individu.

“Ini tentang tim. Saya berusaha membantu, baik di dalam maupun di luar lapangan. Pada tahap karier saya saat ini, Anda juga harus bermain dengan kecerdasan,” katanya.

Belgia juga mengaku siap menghadapi atmosfer yang berpotensi tidak bersahabat di Stadion Los Angeles setelah sebelumnya menyingkirkan tuan rumah Amerika Serikat dengan skor 4-1 di Seattle pada Senin (6/7/2026).

Baca Juga: Pelatih Spanyol Sebut Belgia Jadi Ujian Terberat di Piala Dunia

Garcia menilai tekanan dari penonton bukanlah faktor yang akan menggoyahkan mental para pemainnya.

“Kami baru saja mengalahkan Amerika Serikat di stadion yang seluruh suporternya mendukung lawan,” ujarnya.

“Bukan penonton yang mencetak gol. Kami akan fokus pada apa yang bisa kami lakukan. Kami sudah memiliki tantangan besar menghadapi Spanyol, yang merupakan tim sepak bola yang luar biasa.”

“Meski kami bukan unggulan, kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk memberikan perlawanan sengit kepada mereka,” tutup Garcia.