Beli Lalu Lupakan, Ini Jurus Warren Buffett Lipat Gandakan Modal US$ 1 Juta



KONTAN.CO.ID -  Warren Buffett memang tidak pernah kehabisan cara untuk mengejutkan publik dengan kesederhanaannya dalam berinvestasi.

Di tengah berbagai spekulasi mengenai masa depan kepemimpinan di Berkshire Hathaway, filosofi investasi sang legenda tetap menjadi kompas utama bagi para pemburu cuan di seluruh dunia.

Salah satu nasihatnya yang paling ikonik adalah bagaimana mengelola modal US$ 1.000.000 atau setara Rp 16,76 miliar (kurs Rp 16.766) agar aset tersebut tumbuh maksimal tanpa menyita waktu produktif Anda.


Baca Juga: Edwin Chen: Arsitek Data AI yang Membawa Keuntungan Miliaran

Melansir Yahoo Finance, Buffett memberikan pandangan praktis bagi mereka yang ingin membangun kekayaan di usia muda namun memiliki kesibukan di luar dunia pasar modal.

Strategi ini sangat relevan bagi profesional yang ingin asetnya bekerja keras, sementara mereka tetap fokus meniti karier.

Resep Sederhana: Dana Indeks dan Disiplin Waktu

Dalam sebuah sesi tanya jawab yang menjadi rujukan banyak investor, Buffett sempat ditanya apa yang akan ia lakukan jika kembali ke usia 30 tahun dengan modal US$ 1 juta di tangan, namun tidak bekerja sebagai investor penuh waktu.

Jawaban Buffett sangat mengejutkan karena jauh dari kesan eksklusif Wall Street.

"Saya akan membuatnya sangat sederhana," kata Buffett. Ia menyarankan untuk menempatkan seluruh dana tersebut ke dalam dana indeks (index fund) biaya rendah yang dikelola oleh lembaga terpercaya.

Namun, poin yang paling krusial justru datang setelah itu: "Saya akan melupakannya dan kembali bekerja."

Nasihat ini mengandung pesan mendalam bahwa kunci sukses investasi bukan pada kecanggihan strategi, melainkan pada kemampuan investor untuk membiarkan bunga majemuk bekerja tanpa gangguan sedikit pun.

Alasan Buffett Tidak Menyarankan Tebak-Tebakan Saham

Meskipun Buffett dikenal sebagai maestro dalam memilih perusahaan, ia justru tidak menyarankan investor ritel untuk melakukan hal yang sama.

Baginya, mencoba mengalahkan pasar dengan memilih saham individu secara acak adalah tindakan yang berisiko bagi kebanyakan orang.

Dikutip dari Yahoo Finance, Buffett menekankan beberapa keunggulan dana indeks dibandingkan memilih saham tunggal:

  • Struktur Biaya yang Efisien: Dana indeks memiliki rasio biaya yang sangat minim karena tidak memerlukan pengelolaan aktif yang mahal.
  • Kepemilikan Ekonomi yang Luas: Melalui instrumen seperti pelacak indeks S&P 500, investor secara otomatis memiliki porsi di ratusan raksasa bisnis sekaligus.
  • Meminimalisir Kesalahan Manusia: Investor sering kali terjebak dalam emosi saat pasar bergejolak. Dana indeks membantu menjaga disiplin tanpa perlu analisis harian yang melelahkan.
Pada pertemuan pemegang saham tahun 2020, Buffett menegaskan kembali bahwa sebagian besar orang akan jauh lebih diuntungkan dengan membeli potongan ekonomi secara luas ketimbang menjadi spekulan di saham-saham tertentu.

Tonton: Pengacara Noel Ungkap Bukti Percakapan Soal Uang Sertifikasi K3 Mengalir ke Ibu Menteri

Simulasi Pertumbuhan Aset Hingga Masa Tua

Secara data, strategi "beli dan lupakan" ini menawarkan hasil yang fantastis jika dilakukan dengan konsisten. Dengan asumsi imbal hasil rata-rata tahunan sebesar 7% setelah inflasi, investasi awal sebesar US$ 1.000.000 (Rp 16,76 miliar) pada usia 30 tahun berpotensi tumbuh menjadi lebih dari US$ 7,6 juta saat memasuki usia pensiun di 65 tahun.

Jika dikonversi ke Rupiah, nilai tersebut mencapai Rp 127,42 miliar. Pertumbuhan ini terjadi secara organik tanpa mengharuskan investor terjebak dalam tren sesaat seperti keriuhan aset kripto atau hiruk-pikuk saham teknologi yang fluktuatif.

Pesan inti dari Buffett sangat jelas: kesederhanaan dan waktu adalah aset terbesar dalam investasi.

Di tengah dunia yang penuh dengan distraksi aplikasi trading dan informasi yang simpang siur, mengikuti jejak Buffett untuk tetap setia pada instrumen biaya rendah dan fokus pada pekerjaan utama adalah langkah yang paling masuk akal untuk mengamankan masa depan finansial.

Selanjutnya: Bursa Asia Menguat Selasa 93/2), Emas Bangkit di Tengah Perdagangan yang Lebih Tenang

Menarik Dibaca: BMKG: Potensi Cuaca Ekstrem Berlanjut, Hujan Sangat Lebat di Provinsi Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News