KONTAN.CO.ID . JAKARTA. KG Media menyatakan komitmennya sebagai perusahaan media yang mendukung praktik bisnis yang berkelanjutan melalui pembelian Renewable Energy Certificate (REC) dari PT PLN (Persero). Upaya tersebut menjadi bukti peran media dalam isu keberlanjutan tidak berhenti pada penyampaian informasi semata, tetapi juga diwujudkan melalui penerapan praktik operasional yang selaras dengan nilai-nilai yang disuarakan kepada publik. Sebagai grup media dengan jangkauan audiens terbesar di Indonesia, KG Media konsisten menghadirkan pemberitaan mengenai isu lingkungan, perubahan iklim, dan transisi energi melalui berbagai kanal medianya.
Dalam siaran pers yang diterima KONTAN, Selasa (20/1), pembelian REC oleh KG Media menjadi bentuk konsistensi internal perusahaan, sekaligus memastikan bahwa agenda keberlanjutan yang dikomunikasikan kepada masyarakat tercermin secara nyata dalam proses bisnis.
Baca Juga: Kebijakan Beras Diuji: Harga Gagal Turun, El Nino Siap Menerjang REC merupakan sertifikat yang membuktikan sejumlah listrik yang digunakan perusahaan berasal dari pembangkit energi terbarukan. Produk REC PLN bersumber dari pembangkit panas bumi, tenaga air, serta berbagai pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT) lainnya yang tercatat dalam sistem pelacakan internasional. Dalam implementasinya, KG Media melakukan pembelian sebanyak 1.711 unit REC yang dialokasikan ke sejumlah unit bisnis, antara lain Kompas.com (240 unit), Kompas TV (1.230 unit), Grid (116 unit), KONTAN (70 unit), MSD (39 unit), dan Marketplace (16 unit). Seluruh REC tersebut tercatat dalam sistem pelacakan resmi dan merepresentasikan penggunaan listrik yang bersumber dari energi terbarukan, sekaligus mendukung upaya penurunan emisi tidak langsung (Scope 2) perusahaan.
Baca Juga: Permintaan Ban EV Melejit, Hankook Optimistis Kinerja Bakal Tumbuh pada 2026 Pembelian REC merupakan bagian dari rangkaian program keberlanjutan KG Media yang telah dijalankan KG Media sejak 2023. Program tersebut mencakup berbagai inisiatif, antara lain penghitungan dan pengelolaan emisi gas rumah kaca, penerapan efisiensi energi di fasilitas operasional, kontribusi terhadap konservasi lingkungan melalui penanaman mangrove, serta edukasi publik melalui pemberitaan dan kampanye sosial. Melalui langkah ini, KG media memperluas cakupan aksi keberlanjutan tidak hanya dari sisi editorial, tetapi juga pada aspek operasional perusahaan. Pendekatan tersebut memperkuat posisi KG Media sebagai institusi media yang tidak hanya menyuarakan perubahan, tetapi juga mempraktikkannya secara nyata. “Media memiliki kemampuan membentuk pemahaman dan edukasi publik. Ketika perusahaan media turut menggunakan energi bersih sebagai praktik nyata, hal ini dapat mendorong peningkatan kesadaran sekaligus memperlihatkan bahwa transisi energi dan keberlanjutan dalam merawat bumi merupakan gerakan bersama,” ujar Henri Firdaus, Direktur Utama PLN Energy Management Indonesia (PLN EMI).
Dalam catatan KONTAN, KG Media merupakan media privat pertama yang telah menghitung jejak karbonnya. Selain itu, juga menghitung produksi karbonnya dan kemudian mereduksinya termasuk menebusnya dengan cara membeli REC dari PLN da juga menanam mangrove serta pohon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News