KONTAN.CO.ID - Jakarta. Pelemahan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih terjadi hingga pekan ketiga Mei 2026. Investor kakap Lo Kheng Hong memanfaatkan momentum ini untuk menambah portofolio investasi saham. Untuk pertama kali, Lo Kheng Hong menjadi pemilik saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP). Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per Kamis (21/5/2026), investor senior Lo Kheng Hong membeli sebanyak 793,64 juta saham SIMP. Walhasil, kepemilikan saham SIMP oleh Lo Kheng Hong naik dari nol menjadi 5,12 persen.
- ABMM (ABM Investama): Kepemilikan 5,64% (155,3 juta saham) dengan nilai pasar Rp478,58 miliar.
- GJTL (Gajah Tunggal): Kepemilikan 6,26% (218 juta saham) dengan nilai pasar Rp246,38 miliar.
- BMTR (Global Mediacom): Kepemilikan 6,44% (1,06 miliar saham) dengan nilai pasar Rp158,01 miliar.
- DILD (Intiland Development): Kepemilikan 6,79% (704,1 juta saham) dengan nilai pasar Rp88,01 miliar.
- LSIP (PP London Sumatra Indonesia): Kepemilikan 1,31% dengan nilai pasar Rp128,22 miliar.
- RALS (Ramayana Lestari Sentosa): Kepemilikan 2,19% dengan nilai pasar Rp67,11 miliar.
- PNIN (Paninvest): Kepemilikan 1,23% dengan nilai pasar Rp38,65 miliar.
- SRIL (Sri Rejeki Isman): Kepemilikan 1,02% dengan nilai pasar Rp31 miliar (berdasarkan harga terakhir sebelum suspensi).
- MAIN (Malindo Feedmill): Kepemilikan 1,24% dengan nilai pasar Rp28,90 miliar.
- CFIN (Clipan Finance Indonesia): Kepemilikan 1,63% dengan nilai pasar Rp21,82 miliar.
- BEST (Bekasi Fajar Industrial Estate): Kepemilikan 1,34% dengan nilai pasar Rp13,47 miliar.
- ADMG (Polychem Indonesia): Kepemilikan 1,29% dengan nilai pasar Rp10,06 miliar.
BI Catat Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 7.660 Triliun pada Kuartal I 2026
© 2026 Konten oleh Kontan