KONTAN.CO.ID - Ada kabar yang menyebut bahwa tanggal 5 Agustus 2025 akan menjadi hari terpendek tahun ini. Ternyata, hal ini ada kaitannya dengan waktu rotasi bumi yang semakin singkat. Fenomena hari yang lebih pendek akibat percepatan rotasi bumi sebenarnya bukan baru yang pertama kali terjadi. Di tahun 2025 ini, kondisi tersebut sudah muncul sejak bulan Juli. Para ahli pun telah menjelaskan apa yang menjadi penyebab munculnya hari terpendek dengan waktu rotasi bumi lebih cepat dari biasanya.
Fenomena Bumi Berputar Lebih Cepat
Mengutip laporan Daily Galaxy, setiap tahun sejak 2020 telah mencatat rekor hari terpendek karena putaran Bumi yang bertambah cepat beberapa milidetik. Menjelang pertengahan 2025, para ahli memperkirakan bahwa rotasi Bumi dapat kembali memecahkan rekor hari terpendek sejak fenomena ini dicatat pada tahun 1973. Dalam kondisi normal, kecepatan rotasi Bumi adalah 24 jam atau tepatnya 86.400 detik. Menariknya, putaran Bumi tercatat 1,47 milidetik lebih cepat dari normal pada tanggal 19 Juli 2020. Sejak saat itu, fenomena Bumi berputar lebih cepat terus terjadi.Mengapa Bumi Berputar Lebih Cepat?
Rotasi Bumi yang menjadi lebih cepat dianggap masih menjadi misteri. Meskipun begitu, para peneliti sudah memiliki sejumlah teori untuk menjelaskan fenomena tersebut.- Perubahan dalam pergerakan inti Bumi
- Pergeseran massa akibat mencairnya gletser
- Variasi arus laut
- Adanya fenomena "Chandler wobble" atau "goyangan Chandler", yaitu pergerakan lambat kutub-kutub geografis Bumi