KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan data terbaru terkait penanganan bencana hidrometeorologi basah (banjir dan longsor) di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Hingga Rabu (14/1/2026), total korban meninggal dunia yang terdata telah mencapai 1.190 orang. Penambahan jumlah korban jiwa terjadi setelah tim gabungan menemukan satu jenazah lagi di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Selain korban jiwa, BNPB juga masih mencatat sebanyak 141 orang hilang dan 131.521 jiwa masih bertahan di lokasi pengungsian. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan bahwa saat ini pemerintah tengah berupaya mempercepat transisi dari fase tanggap darurat menuju pemulihan awal. Salah satu instrumen kuncinya adalah menekan risiko bencana susulan melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Bencana Aceh-Sumatra Telan 1.190 Korban Jiwa, BNPB Geber Operasi Modifikasi Cuaca
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan data terbaru terkait penanganan bencana hidrometeorologi basah (banjir dan longsor) di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Hingga Rabu (14/1/2026), total korban meninggal dunia yang terdata telah mencapai 1.190 orang. Penambahan jumlah korban jiwa terjadi setelah tim gabungan menemukan satu jenazah lagi di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Selain korban jiwa, BNPB juga masih mencatat sebanyak 141 orang hilang dan 131.521 jiwa masih bertahan di lokasi pengungsian. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan bahwa saat ini pemerintah tengah berupaya mempercepat transisi dari fase tanggap darurat menuju pemulihan awal. Salah satu instrumen kuncinya adalah menekan risiko bencana susulan melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).