KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Fenomena bencana alam masih terjadi di Indonesia, termasuk kejadian kebakaran hutan hingga erupsi Gunung Anak Krakatau belakangan ini. Alhasil, fenomena itu turut memberkan dampak terhadap operasional penerbangan. Demi menjaga keselamatan penerbangan, otoritas bandara maupun maskapai sering kali harus melakukan penyesuaian baik pengalihan jadwal hingga pembatalan perjalanan. PT Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI) menilai asuransi perjalanan atau travel insurance menjadi salah satu bentuk perlindungan yang penting dimiliki. Marketing Director Great Eastern General Insurance Indonesia Linggawati Tok menerangkan perlindungan itu dapat membantu masyarakat menghadapi risiko kerugian tak terduga akibat gangguan perjalanan, termasuk yang disebabkan bencana alam. "Jadi, mempunyai travel insurance bukan lagi sekadar pelengkap perjalanan, melainkan bagian penting dari manajemen risiko bagi setiap orang yang bepergian,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (14/10/2026).
Linggawati menambahkan, asuransi perjalanan akan memberikan penggantian atas risiko kehilangan biaya perjalanan yang telah dibayarkan di muka apabila perjalanan harus dibatalkan atau ditunda akibat kondisi tertentu, termasuk bencana alam dan cuaca ekstrem di titik keberangkatan maupun destinasi tujuan. Dia bilang fungsi asuransi perjalanan menjadi sangat relevan ketika wisatawan telah memesan tiket pesawat, hotel, atau paket wisata jauh hari sebelum waktu keberangkatan.
Baca Juga: Ini Strategi Great Eastern General Untuk Mendorong Kinerja Asuransi Perjalanan Linggawati juga menerangkan gangguan perjalanan, seperti abu vulkanik maupun kabut asap, sering kali membuat koneksi penerbangan lanjutan menjadi terputus. Dia bilang apabila hal itu terjadi, maka asuransi perjalanan dapat memberikan penggantian atas kerugian finansial yang terjadi apabila transportasi umum mengalami keterlambatan akibat cuaca buruk, bencana alam, hingga penutupan bandara. Selain itu, Linggawati mengungkapkan tersedia juga manfaat tambahan dalam polis asuransi perjalanan, seperti biaya hotel, pengalihan rute perjalanan, hingga pengalihan penerbangan ke bandara alternatif. Dia menyebut asuransi perjalanan juga memberikan manfaat berupa penggantian biaya pengobatan yang wajar akibat sakit atau cedera yang terjadi selama perjalanan, termasuk tindak lanjut pengobatan setelah kembali ke kota asal sesuai ketentuan polis. Lebih lanjut, Linggawati juga menyampaikan perlunya wisatawan mengecek terlebih dahulu beberapa hal sebelum bepergian, seperti memantau informasi cuaca dan kondisi alam dari sumber resmi, memastikan jadwal penerbangan dan kondisi destinasi terkini, menyimpan dokumen perjalanan secara aman, mengetahui prosedur bantuan darurat selama perjalanan, serta melengkapi perjalanan dengan perlindungan travel insurance yang sesuai kebutuhan.
Baca Juga: Great Eastern Terapkan Strategi Ini Guna Tingkatkan Kinerja Asuransi Perjalanan Linggawati juga mengimbau agar nasabah dapat mengajukan klaim asuransi perjalanan lewat beberapa langkah sederhana apabila terjadi bencana alam yang menyebabkan pembatalan atau keterlambatan perjalanan. Dia menerangkan nasabah perlu menyimpan seluruh dokumen perjalanan dan bukti gangguan dari maskapai atau penyedia perjalanan, seperti tiket, boarding pass, serta pemberitahuan resmi dari maskapai atau penyedia jasa transportasi. Berikutnya, nasabah juga perlu segera melaporkan kejadian dan mengajukan klaim kepada perusahaan asuransi sesuai ketentuan yang berlaku. Ditambah, melengkapi dokumen pendukung yang diperlukan agar proses verifikasi dan penyelesaian klaim dapat dilakukan secara cepat dan optimal.
Sementara itu, Linggawati mengungkapkan hampir separuh pengajuan klaim travel insurance yang diterima Great Eastern General Insurance sepanjang September 2026 berasal dari nasabah yang terdampak gangguan perjalanan akibat aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, baik berupa pembatalan perjalanan, keterlambatan perjalanan, serta perubahan jadwal penerbangan. Asal tahu saja, berdasarkan data terakhir per Agustus 2026, Linggawati menerangkan kepada Kontan kinerja lini bisnis asuransi perjalanan perusahaan tumbuh sebesar 46% secara Year on Year (YoY). Meski demikian, tak disampaikan nilai premi yang dibukukan perusahaan dari lini tersebut.
Baca Juga: Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Great Eastern: Asuransi Perjalanan Sangat Diperlukan Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News