KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Benny Tjokrosaputro telah menyiapkan satu aksi korporasi di penghujung paruh pertama 2018. Salah seorang pewaris bisnis batik keris ini berencana melaksanakan penawaran umum saham perdana alias initial publik offering (IPO) saham PT Sinergi Megah Internusa (Sinergi Megah), perusahan miliknya yang utamanya bergerak di bidang pariwisata. Sinergi Megah berdiri pada 30 Mei 2014 dan mulai beroperasi pada tahun 2016. Aset Sinergi Megah berupa hotel jalan Ring Road Utara No. 409 Yogyakarta yang memakai merek "Lafayette Boutique Hotel". Hotel ini memiliki 77 kamar dengan aneka tipe kamar yang bisa dipilih oleh pengunjung. Sinergi Megah juga memiliki satu anak perusahaan bernama PT Mulia Manunggal Karsa yang memiliki aset tanah di Batam seluas kurang lebih 20 hektare (ha). Di lokasi tersebut, Benny berencana membangun villa beserta sarana dan prasarana penunjangnya dengan mengusung nama "Batam Bay".
Benny Tjokro incar dana segar Rp 300 miliar dari IPO bisnis pariwisata
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Benny Tjokrosaputro telah menyiapkan satu aksi korporasi di penghujung paruh pertama 2018. Salah seorang pewaris bisnis batik keris ini berencana melaksanakan penawaran umum saham perdana alias initial publik offering (IPO) saham PT Sinergi Megah Internusa (Sinergi Megah), perusahan miliknya yang utamanya bergerak di bidang pariwisata. Sinergi Megah berdiri pada 30 Mei 2014 dan mulai beroperasi pada tahun 2016. Aset Sinergi Megah berupa hotel jalan Ring Road Utara No. 409 Yogyakarta yang memakai merek "Lafayette Boutique Hotel". Hotel ini memiliki 77 kamar dengan aneka tipe kamar yang bisa dipilih oleh pengunjung. Sinergi Megah juga memiliki satu anak perusahaan bernama PT Mulia Manunggal Karsa yang memiliki aset tanah di Batam seluas kurang lebih 20 hektare (ha). Di lokasi tersebut, Benny berencana membangun villa beserta sarana dan prasarana penunjangnya dengan mengusung nama "Batam Bay".