KONTAN.CO.ID - Harga emas naik untuk sesi keempat berturut-turut pada Rabu (waktu setempat), seiring melemahnya dolar Amerika Serikat (AS) dan menguatnya aset-aset berisiko. Kenaikan ini terjadi di tengah harapan awal bahwa konflik di Timur Tengah berpotensi mereda. Data Reuters yang mengutip perdagangan pasar spot menunjukkan, harga emas tercatat naik 2,5% menjadi US$ 4.784,22 per ons pada pukul 17.30 GMT, atau menjadi level tertinggi sejak 19 Maret. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup menguat 2,9% ke posisi US$ 4.813,10 per ons. Penguatan emas turut didorong oleh melemahnya dolar AS yang turun untuk hari kedua berturut-turut. Kondisi ini membuat emas yang diperdagangkan dalam dolar menjadi lebih murah dan menarik bagi investor pemegang mata uang lain.
Berakhirnya Perang Iran Bisa Menjadi Pedang Bermata Dua bagi Emas!
KONTAN.CO.ID - Harga emas naik untuk sesi keempat berturut-turut pada Rabu (waktu setempat), seiring melemahnya dolar Amerika Serikat (AS) dan menguatnya aset-aset berisiko. Kenaikan ini terjadi di tengah harapan awal bahwa konflik di Timur Tengah berpotensi mereda. Data Reuters yang mengutip perdagangan pasar spot menunjukkan, harga emas tercatat naik 2,5% menjadi US$ 4.784,22 per ons pada pukul 17.30 GMT, atau menjadi level tertinggi sejak 19 Maret. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup menguat 2,9% ke posisi US$ 4.813,10 per ons. Penguatan emas turut didorong oleh melemahnya dolar AS yang turun untuk hari kedua berturut-turut. Kondisi ini membuat emas yang diperdagangkan dalam dolar menjadi lebih murah dan menarik bagi investor pemegang mata uang lain.
TAG: