Berani pacu kredit, laba OCBC NISP melesat



Jakarta. PT Bank OCBC NISP Tbk mencatatkan kinerja yang cukup bagus sampai Juni 2016. Hal ini bisa dilihat dari kenaikan laba bersih bank berkode NISP di bursa efek Indonesia ini sebesar 24% yoy menjadi Rp 914 miliar.

Kenaikan laba ini ditopang oleh kenaikan kredit sebesar 16% yoy menjadi Rp 86,2 triliun. Pertumbuhan kredit ini disertai dengan komitmen untuk tetap menjalankan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan kredit sehingga rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) tetap terjaga pada level yang rendah yaitu gross sebesar 1,4% dan net sebesar 0,6%.

Seiring dengan kenaikan kredit, tercatat OCBC NISP juga mencatatkan kenaikan pertumbuhan DPK sebesar 9% yoy menjadi Rp 92,6 triliun. Kualitas DPK pun dijaga dengan fokus utama pada penghimpunan dana murah berupa Current Account Saving Account (CASA). Dengan kenaikan kredit ini aset bank yang mayoritas dimiliki oleh OCBC Singapura ini mengalami kenaikan sebesar 7% yoy.


"Upaya untuk meningkatkan CASA dalam komposisi DPK Bank OCBC NISP, terus dilakukan dengan menggiatkan peningkatan kualitas produk dan layanan serta semakin aktif dalam mengembangkan program-program yang inovatif dan bernilai tambah bagi para nasabah," ujar Direktur Utama OCBC NISP Parwati Surjaudaja kepada KONTAN, Selasa, (26/7).

Untuk beberapa rasio-rasio keuangan penting tercatat pada tingkat baik, seperti rasio kecukupan modal (CAR/Capital Adequacy Ratio) 19,0%, Return On Equity (ROE) 10,6%, Return On Asset (ROA) 2,0% dan rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) sebesar 78,9% pada semester I – 2016.

Parwati mengatakan dengan kondisi pasar yang penuh tantangan di tahun 2016, memacu bank terus memprioritaskan pertumbuhan portofolio dengan disiplin. Kepercayaan nasabah yang tinggi kepada Bank OCBC NISP menjadi motivasi bank untuk senantiasa memberikan nilai tambah dan kualitas terbaik kepada seluruh nasabah.

"Kinerja positif dan berbagai inisiatif serta pengembangan beragam produk yang sesuai dengan kebutuhan nasabah menjadi cerminan atas komitmen untuk selalu fokus kepada nasabah," ujar Parwati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto