KONTAN.CO.ID - Simak nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS di bank besar ini. Posisi nilai mata uang garuda tengah menjadi perbincangan di media sosial. Melansir laman
Kontan.co.id, nilai tukar rupiah telah menembus Rp17.300 terhadap Dolar AS. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) menjadi salah satu indikator penting dalam perekonomian, terutama bagi pelaku bisnis, investor, hingga masyarakat yang memiliki kebutuhan transaksi internasional.
Baca Juga: Negosiasi AS-Iran Turut Mengangkat Nilai Tukar Rupiah Hari Ini (21/4) Pergerakan kurs ini dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kondisi ekonomi global, kebijakan suku bunga, hingga stabilitas pasar keuangan. Berdasarkan data terbaru dari sejumlah bank besar di Indonesia, posisi kurs dolar AS saat ini masih berada di kisaran Rp17.000 per dolar AS. Namun, perlu dipahami bahwa setiap bank memiliki kebijakan kurs yang berbeda, baik untuk harga beli (bank membeli dolar dari nasabah) maupun harga jual (bank menjual dolar ke nasabah).
Baca Juga: Reksadana Dolar AS Kian Cetak Cuan, Ini Produk dengan Return Tertinggi Kurs Dolar AS di Bank-Bank Besar Indonesia
Berikut perbandingan kurs dolar AS di beberapa bank: 1. Bank Rakyat Indonesia (BRI)
- Beli: sekitar Rp17.040
- Jual: sekitar Rp17.340
2. Bank Negara Indonesia (BNI)
- Beli: sekitar Rp17.160
- Jual: sekitar Rp17.400
3. Bank Central Asia (BCA)
- Beli: sekitar Rp17.140
- Jual: sekitar Rp17.440
4. Bank Mandiri
- Beli: sekitar Rp17.100
- Jual: sekitar Rp17.400.
Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah Terjun Lagi, Ini Pemicu Pelemahan Sepekan Terakhir Perbandingan dengan Kurs Bank Indonesia Sebagai acuan, kurs referensi dari Bank Indonesia menunjukkan nilai tukar dolar AS berada di kisaran Rp17.100–Rp17.200 per dolar AS.
Angka ini sering dijadikan patokan umum, meski dalam praktiknya kurs di perbankan bisa sedikit berbeda karena adanya margin dan biaya transaksi. Demikian informasi nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS di bank besar ini.
Tonton: AS Ingin Terbang Bebas di Langit RI Pemerintah Buka Suara Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News