MOMSMONEY.ID - Selain oven listrik,
microwave merupakan salah satu alat elektronik dapur yang banyak digunakan karena pemakaiannya praktis dan mudah. Apakah Anda salah satu pengguna
microwave? Berbeda dengan oven listrik yang mengharuskan penggunanya mengatur suhu dan waktu serta mengecek oven secara berkala, Anda tinggal memasukkan makanan dan mengatur
timer di
microwave dengan mudah. Namun, karena penggunaannya yang super simpel, banyak orang yang tidak menyadari bahwa ada benda-benda yang tidak boleh dimasukkan dan dipanaskan di dalam
microwave karena dapat membahayakan keselamatan penggunanya.
Baca Juga: 5 Cara mengatasi rambut bercabang memakai bahan alami Nah, benda-benda apa sajakah itu? Dilansir dari American Home Shield dan The Atlanta Journal-Constitution, berikut benda-benda yang tidak boleh dipanaskan di dalam
microwave. Alumunium foil Ketika memanaskan makanan di
microwave, Anda harus ingat untuk tidak memasukkan benda apapun yang mengandung metal atau besi ke dalamnya, termasuk
alumunium foil yang kerap digunakan sebagai pembungkus makanan. Mengapa? Pasalnya, kandungan besi dalam
alumunium foil dapat memantulkan gelombang di dalam
microwave, sehingga dapat menimbulkan api dan terbakar. Tidak mau kan dapur mengalami kebakaran hanya karena Anda memanaskan makanan di dalam
alumunium foil? Paper bag Anda mungkin akrab dengan berondong jagung atau
popcorn yang dikemas dalam
paper bag atau kantung kertas.
Popcorn ini biasanya dimasak dengan cara dipanaskan melalui
microwave. Namun, tidak semua
paper bag aman digunakan dalam
microwave. Paper bag biasa yang umumnya berwarna coklat dan digunakan untuk membungkus makanan sebaiknya tidak dimasukkan dalam
microwave. Pasalnya, panas yang dihasilkan
microwave dalam waktu singkat dapat membakar
paper bag di dalam
microwave. Baca Juga: Kebiasaan buruk yang harus ditinggalkan setelah usia 60 tahun Telur
Microwave umumnya digunakan untuk memanaskan atau memasak makanan. Namun, tidak semua makanan bisa dipanaskan dalam
microwave, termasuk telur utuh yang masih terbalut cangkang. Jangan rebus telur di dalam
microwave, karena panas yang dihasilkan
microwave dengan cepat dapat menghasilkan uap di dalam cangkang telur. Uap ini akan mengembang dengan cepat, sehingga dapat menyebabkan telur meledak di dalam
microwave. Jika Anda ingin merebus telur, sebaiknya gunakan cara konvensional dengan merebusnya di atas kompor.
Baca Juga: Punya banyak manfaat, ini 4 cara membuat masker tomat Cabai Sama seperti di atas, cabai (dan sejenisnya) merupakan makanan yang tidak boleh dipanaskan dalam
microwave karena dapat membahayakan keselamatan Anda. Tidak hanya rawan terbakar, memanaskan cabai di dalam
microwave dapat melepaskan zat kimia tertentu. Nah, ketika pintu
microwave dibuka, zat ini dapat menyebabkan sensasi terbakar pada mata, mulut, dan hidung Anda. Styrofoam
Seperti
alumunium foil dan
paper bag, styrofoam juga merupakan bahan pembungkus makanan yang populer. Namun, jangan sekali-kali menaruh
styrofoam bersamaan dengan makanan yang akan dipanaskan di dalam
microwave. Styrofoam merupakan salah satu jenis plastik. Artinya, ketika diberi panas dengan jumlah besar dan dalam waktu singkat,
styrofoam dapat meleleh dan melepaskan zat kimia yang dapat menempel ke makanan. Nah, itulah beberapa benda yang tidak boleh dipanaskan dalam
microwave. Menggunakan
microwave untuk memasak dan memanaskan makanan memang praktis, namun tetap hati-hati dan waspada saat menggunakannya, ya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News