KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan terdapat sejumlah tantangan yang berpotensi mempengaruhi pertumbuhan pembiayaan fintech peer to peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar) pada tahun ini. Tantangan tersebut tentunya perlu diwaspadai industri. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan tantangan yang berpotensi mempengaruhi pertumbuhan, antara lain peningkatan risiko gagal bayar dan perlunya penguatan kualitas penyaluran pembiayaan. "Dengan demikian, diperlukan upaya untuk memperkuat credit scoring, serta tata kelola dan manajemen risiko," ungkapnya dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Rabu (8/4/2026).
Berikut Tantangan yang Bisa Mempengaruhi Pembiayaan Fintech Lending pada 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan terdapat sejumlah tantangan yang berpotensi mempengaruhi pertumbuhan pembiayaan fintech peer to peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar) pada tahun ini. Tantangan tersebut tentunya perlu diwaspadai industri. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan tantangan yang berpotensi mempengaruhi pertumbuhan, antara lain peningkatan risiko gagal bayar dan perlunya penguatan kualitas penyaluran pembiayaan. "Dengan demikian, diperlukan upaya untuk memperkuat credit scoring, serta tata kelola dan manajemen risiko," ungkapnya dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Rabu (8/4/2026).