KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyampaikan terdapat beberapa lini bisnis yang umumnya membutuhkan dukungan kapasitas reasuransi luar negeri. Ketua Umum AAUI Budi Herawan mengatakan beberapa lini usaha tersebut, antara lain energi, minyak dan gas, penerbangan, satelit, marine hull, properti industrial atau komersial berskala besar, risiko katastrofik, serta engineering untuk proyek-proyek infrastruktur. Selain itu, Budi menjelaskan kegiatan ekspor-impor juga sebagian risikonya dapat ditempatkan ke reasuradur luar negeri, terutama pada lini marine cargo atau asuransi pengangkutan barang. Khususnya, dalam kondisi tertentu risiko yang berkaitan dengan perdagangan internasional, seperti trade credit.
Berisiko Tinggi, Lini Bisnis Ini Butuh Dukungan Kapasitas Reasuransi Luar Negeri
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyampaikan terdapat beberapa lini bisnis yang umumnya membutuhkan dukungan kapasitas reasuransi luar negeri. Ketua Umum AAUI Budi Herawan mengatakan beberapa lini usaha tersebut, antara lain energi, minyak dan gas, penerbangan, satelit, marine hull, properti industrial atau komersial berskala besar, risiko katastrofik, serta engineering untuk proyek-proyek infrastruktur. Selain itu, Budi menjelaskan kegiatan ekspor-impor juga sebagian risikonya dapat ditempatkan ke reasuradur luar negeri, terutama pada lini marine cargo atau asuransi pengangkutan barang. Khususnya, dalam kondisi tertentu risiko yang berkaitan dengan perdagangan internasional, seperti trade credit.
TAG: