Berkat Drama China, Pelanggan iQIYI Tumbuh 5 Kali Lipat di Indonesia



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. iQIYI International, salah satu platform streaming di Asia, mencatat peningkatan pelanggan berbayar sebanyak lima kali lipat di Indonesia hingga awal tahun ini.

Di samping itu, jumlah pengguna aktif bulanan juga meningkat hampir dua kali lipat, menunjukkan basis penonton yang semakin luas dan aktif. Pencapaian ini antara lain didorong oleh performa kuat dari konten premium, termasuk drama China atau Dracin (C-Drama) bertajuk Pursuit of Jade.

Dinesh Ratnam, Senior Managing Director Southeast Asia iQIYI mengatakan, tingginya minat penonton Indonesia untuk menyaksikan Pursuit of Jade menegaskan pertumbuhan Dracin.


Dalam beberapa waktu terakhir, Dracin semakin mendapat tempat di tengah dominasi konten Korea Selatan (K-Drama) dan Barat. Dengan alur cerita yang kuat dan karakter yang dekat dengan penonton, iQIYI melihat drama ini berhasil menarik perhatian sekaligus mendorong engagement yang tinggi di platform.

Baca Juga: Unilever Indonesia (UNVR) Bantah Rumor Divestasi Buavita

“Kami melihat semakin banyak penonton Indonesia yang bersedia berlangganan, komunitas penggemar yang sangat aktif, serta meningkatnya minat terhadap konten C-Drama dan lokal,” kata Dinesh dalam keterangannya, dikutip Selasa (14/4/2026).

Menurut Dinesh, momentum ini memperkuat posisi iQIYI di Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam distribusi konten Asia. Ke depan, melalui konten premium dan strategi lokalisasi, iQIYI akan terus membangun relevansi sekaligus memperluas jangkauan audiensnya di Indonesia.

Selain menghadirkan konten Asia premium, iQIYI juga memperluas fokusnya pada produksi lokal Indonesia. Dinesh memaparkan, judul-judul lokal kini bersaing ketat dengan drama populer lain di Asia dalam hal pangsa penayangan, dengan masing-masing menyumbang sekitar 30%.

Untuk itu, iQIYI menggandeng rumah produksi seperti Hitmaker Studios dalam mengembangkan original series, termasuk Bercinta Dengan Maut yang menyuguhkan cerita yang mengangkat konflik, relasi, dan dinamika yang dekat dengan penonton lokal.

Strategi Distribusi dan Kemitraan iQIYI

Dinesh mengatakan, selain konten premium, kemitraan dan perluasan distribusi juga menjadi faktor penting dalam pertumbuhan iQIYI di Indonesia.

"Kolaborasi dengan mitra lokal seperti Telkomsel dan Vision+ terbukti efektif dalam memperluas jangkauan layanan ke berbagai wilayah, sekaligus membuka akses ke segmen pelanggan baru," jelasnya.

Menurutnya, pendekatan ini menunjukkan strategi distribusi dapat mempercepat penetrasi pasar di tengah persaingan platform streaming yang semakin ketat.

Baca Juga: Kinerja United Tractors (UNTR) per Februari: Penjualan Alat Berat Turun, Emas Anjlok!

Terlebih, kata Dinesh, jumlah pelanggan streaming berbayar di Indonesia meningkat 23% pada 2025, sehingga Indonesia menjadi salah satu pasar paling dinamis di Asia Tenggara.

"Tren ini sejalan dengan pertumbuhan regional. Di mana, total pelanggan di lima negara utama Asia Tenggara telah melampaui 61 juta," ujarnya.

Sejalan dengan perkembangan tersebut, iQIYI menempatkan Indonesia sebagai salah satu pusat strategis operasinya di Asia Tenggara.

Hal ini diwujudkan melalui penguatan ekosistem distribusi dan kolaborasi, termasuk bundling layanan, penawaran konten, hingga perluasan akses di berbagai kanal. Saat ini, iQIYI juga menempati peringkat keempat sebagai platform OTT terbesar di Indonesia berdasarkan jumlah pengguna aktif bulanan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News