KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) mencatat perbaikan fundamental seiring pelaksanaan restrukturisasi keuangan, penataan organisasi, efisiensi biaya, optimalisasi modal kerja, serta percepatan digitalisasi. Sepanjang 2025, Kimia Farma mencatat hasil positif dari program restrukturisasi keuangan yang dijalankan konsisten. Perusahaan berhasil menekan kerugian bersih hingga 63,3% dari Rp 1,21 triliun pada 2024 menjadi Rp 443,36 miliar pada 2025. Rugi per saham dasar juga turun dari Rp 151,31 menjadi Rp 60,17. Capaian itu tak lepas dari keberhasilan perusahaan melakukan efisiensi biaya tahun lalu. Ida Rasita Kirin, Sekretraris Perusahaan Kimia Farma mengatakan, beban pokok penjualan KAEF turun menjadi Rp 6,16 triliun dari Rp 6,99 triliun. Adapun total pendapatannya mencapai Rp 9,22 triliun, menyusut 7,2% secara tahunan.
Berkat Restrukturisasi dan Efisiensi Biaya, Kimia Farma Berhasil Tekan Kerugian
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) mencatat perbaikan fundamental seiring pelaksanaan restrukturisasi keuangan, penataan organisasi, efisiensi biaya, optimalisasi modal kerja, serta percepatan digitalisasi. Sepanjang 2025, Kimia Farma mencatat hasil positif dari program restrukturisasi keuangan yang dijalankan konsisten. Perusahaan berhasil menekan kerugian bersih hingga 63,3% dari Rp 1,21 triliun pada 2024 menjadi Rp 443,36 miliar pada 2025. Rugi per saham dasar juga turun dari Rp 151,31 menjadi Rp 60,17. Capaian itu tak lepas dari keberhasilan perusahaan melakukan efisiensi biaya tahun lalu. Ida Rasita Kirin, Sekretraris Perusahaan Kimia Farma mengatakan, beban pokok penjualan KAEF turun menjadi Rp 6,16 triliun dari Rp 6,99 triliun. Adapun total pendapatannya mencapai Rp 9,22 triliun, menyusut 7,2% secara tahunan.
TAG: